07. tujuan hati, Alora

36 1 0
                                        

Haii lolly .... 👋🏼

apakabar??
selamat datang di cerita Nasya 💋

I LAla and you lolly 🍭🫂💖

SEMOGA SESUAI DENGAN HATI ❤️‍🩹💌

Selamat membaca

07.

"Satu, dua, tiga, empat, lima, enam, tujuh, delapan, sembilan, sepu_" baru saja Chiko akan menghitung yang kesepuluh, tapi sudah di jitak oleh Vero.

"apaan-si!" desis Chiko tidak suka.

"berisik, lagian lagi ngitung apaan si, ganggu aja" balas Vero tak kalah emosi.

"nomor kontak cewe gue lah, yakali ngitung MTK lo kan tahu gue bego" kejujuran yang di sukai. mendengar itu sontak mengundang tawa dari sahabat-sahabatnya.

"anjr gausah jujur juga semua orang tahu kali," sambung Jaguar yang sedang bermain ps bersama Laskar.

"yaelah bo,"

"cerah amat muka lo" tanya Vero yang melihat wajah Felix lebih sumringah. "lagi bahagia," jawab Felix tanpa ekspresi.

"nanti-nanti muka lo oplas pake muka si farra biar denger dia ngomong panjang kali lebar" timpal Jaguar.

"mampus, azab ngoceh mulu," seru Laskar yang telah berhasil mengalahkan Jaguar.

"kan kata gue juga apa, azab itu instan bre," sindir Chiko penuh semangat.

"yang di sana, bacot anjeng," teriak Jaguar seraya memberikan jari tengahnya pada Chiko.

"baru kan kali ini gue kalah, santai aja bre" lanjutnya.

"kar ayo main uno," tantang Nasya yang langsung duduk di sebelah Laskar.

"gue ikut dong," teriak Chiko. "nanti. kalo gue berhasil kalahin ketua lo" Chiko mengangguk paham.

sudah 20 menit berlalu.

"UNO,"

"UNO GAME,"

"AAAAAA JUANCOK!" teriak Laskar prustasi. bagaimana bisa dalam waktu 20 menit Laskar hanya menang 3 kali dalam 15 kali putaran, memalukan sekali.

"semuanya mari kita rayakan kekalahan seorang Laskar," ejek Jaguar yang ikut berbahagia atas kekalahan ini.

"payah temen lo noh, tibang main uno tapi si laskar-laskar itu kalah" ejek Felix yang mendapat tawa dari semuanya.

"temen gue emang gada lawan kalo soal uno," sambung Netha yang di benarkan Vero.

"nice, hahaha, orang begini aja kalah," tunjuk vero pada laskar. sang empu hanya diam saja.

"sial, ketua di giniin" kata Laskar dramatis.

"sekali-sekali harus, wajib," usul Netha yang mendapat lemparan pensil ke wajah nya. "anjr lo, kar" gerutunya.

Hening.

"ada yang lebih manis dari wajah gue?" sindir Chiko yang melihat Netha terfokus pada macbook nya.

"ada, contohnya gula," sahut Jaguar.

"biadab!" kesal Chiko.

"ada yang lebih menarik selain macbook?" sindirnya sekali lagi.

"bisa diem ga? ganggu kefokusan gue tahu ga? kalo mau call sama pacar-pacar lo, di luar," geram Netha dengan emosi yang berapi-api, Netha sedang mengerjakan beberapa tugas yang sempat ia abaikan karna bolos dua hari belakangan ini.

NASYA Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang