Re-Write
[Adult - Be wise!!]
Orang gila mana yang memiliki kehidupan terjamin dalam keluarganya malah memilih melarikan diri dengan seorang pria yang tak setara dengan nya. Hanya seorang Chef di keluarga nya.
Tapi siapa sangka, pria itu menyimpan...
part nya lumayan dewasa ya, ga nyaman boleh banget di skip🫡🫡
________________ . .
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Zara melihat layar ponsel miliknya setelah ia melihat bangunan di hadapannya, nampak menakjubkan dengan pantai dan langit yang mulai berawan oranye.
"05.35 pm"
"Masih ingin di dalam mobil atau turun?" Zara menyimpan kembali ponselnya ketika pria itu membuka pintu mobil untuknya. Zara mengangguk, lalu menurunkan satu kaki nya.
Sekarang ia bisa melihat kesempurnaan ini.
Angin menerpa kulit putih nya membuat rambut nya beterbangan menutupi wajahnya, "Terlalu cantik untuk ditutupi. " Gumam Cedrik, ia melirik ke arah wanita di sampingnya.
Setelah berkata demikian, tanpa ragu ia mendahului Zara, melangkah menuju kediamannnya diikuti oleh Zara yang melangkah di belakang Cedrik.
Tubuhnya yang di balut dress yang mencetak bentuk tubuhnya menciptakan siluet indah ketika Zara berjalan, tentunya tak lepas dari pandangan pria yang sengaja berjalan menunduk agar bisa mengamati bayangan istri nya.
"Penyamaran yang sempurna Mr. Lorenzen" Ucap Zara, ia berhenti melangkah mengikuti suaminya, Zara mengamati sebuah bangunan yang akan ia huni. Dekat dengan sebuah pantai seperti rumah yang sempat ia kunjungi bersama Cedrik sebelum nya.
"I know, But this won't disappoint you, Mrs. Lorenzen "
Zara terkekeh, ia melipat kedua tangannya ke depan dada seraya menatap pria yang kini berbalik menatapnya.
Tatapan mata Cedrik sekilas turun ke bawa melihat sesuatu yang tertutup oleh kedua tangan Zara, ia tersenyum tipis, lalu menatap netra istri nya lagi.
Zara mengalihkan pandangannya sekilas dengan pipi merona, ia tahu betul apa yang baru saja Cedrik perhatikan. Dasar pria!.
"After all ini adalah marriage incident, begitu kata mu. " Ucap Cedrik, ia berjalan mendekati Zara yang masih di posisinya. She's so beautiful, sexy and perfect! Cedrik tak akan mau mengalihkan pandangannya dari Zara, harus ia akui ini untuk pertama kali nya.
"Nope! Tapi bisa jadi dibilang begitu. " Balas Zara, ia menarik satu alis nya. "I'm not pregnant, sir" Lanjut Zara di sertai senyuman di bibirnya.
Semua tingkahnya tak lepas dari perhatian suami nya yang berpikir bahwa semua yang ada di diri wanita yang sudah menjadi istrinya ini tak ada yang berlebihan, semuanya sesuai porsinya dan membuatnya ingin selalu memperhatikannya sejak mereka resmi menikah.