41. His Family

3.1K 119 20
                                        

______________
Update
.
.
Typo tandai

_______________________

.
.

Zara juga tak pernah berpikir jika ia sedang berada di hadapan orang yang hampir meninggal di tangan Ayah nya. Zara merasa asing di sini, atmosfer yang tadi nya hangat berubah menjadi dingin hanya dengan kalimat yang di ucapkan pria yang duduk di samping Zara.

"Dia istri ku. "

"Kau benar-benar menikahi wanita ini?" Zara menatap ke arah pria yang mungkin sedikit lebih muda daripada Cedrik, mungkin saja adik dari pria yang duduk di sebelah nya ini.

"Seperti yang pernah ku katakan. " Balas Cedrik, terdengar yakin tanpa keraguan, bahasa tubuh yang tenang seperti begitu berbeda dengan Zara.

Berusaha tenang meski ia tahu ini semua akan berantakan.

"Putri dari orang yang hampir membunuh Orangtua kita. "

"Are you crazy?"

Cedrik menggelengkan kepalanya seolah perkataan itu tak berimbas besar pada kehidupan pernikahan nya dengan Zara.

"No, itu kesalahan Ayah nya, bukan dia. "

"Tapi dia anak dari orang yang hampir membunuh Ibu mu!"

"Caleb!!"

Zara segera berdiri ketika Cedrik menarik pakaian pria di hadapan nya. Zara memegang pundak Cedrik untuk menenangkan meskipun tak ada efek nya bagi pria yang melampiaskan emosinya tersebut.

"Say it again, I'll hit you!!"

"Jadi wanita ini telah mengubah mu, Kak?"

"We agree that Emily is better than her. " Ujar pria yang namanya telah diteriakan oleh Cedrik.

"Kita?" Cedrik menatap sang adik dengan tatapan bertanya, tetapi nada sarkas begitu jelas dari pertanyaan yang ia berikan.

Bughh

Satu hantaman itu membuat Caleb tersungkur ke lantai. Suasana yang semula baik-baik saja menjadi menegang, Zara menahan sang suami dari emosi yang masih menguasai nya.

"Stop, ini bukan cara yang benar. "

"Kontrol emosi kamu. " Zara merasakan getaran di tubuh Cedrik, detak jantung nya yang terdengar lebih cepat karena emosi yang tak stabil.

Tatapan Cedrik yang awalnya tertuju pada sang adik yang di bawa oleh pekerja di kediaman keluarganya, kini ia menatap Zara yang berada di sampingnya, menenangkannya dari emosi yang menguasainya. Ia tahu ini keputusan yang terlalu cepat untuk mengenalkan Zara pada keluarganya, tetapi mereka harus tahu bahwa Zara adalah istri Cedrik. Terlepas dari apa yang mereka lewati sebelum nya, itu rumit tetapi mereka bisa sampai di titik ini, kan?.

"Jadi ini yang kalian lakukan setelah Ibu kalian sadar dari koma?"

"Berdebat, memukul dan tidak berdamai?"

Mendengar suara itu, Cedrik menghela napas berat, ia menatap Zara sejenak agar Zara kembali duduk. Mereke duduk lagi di hadapan wanita yang mengamati tiap pergerakan mereka.

Sementara pria bernama Caleb itu, duduk di lantai dengan luka di sudut bibirnya, ia bersama dua pria yang menahan dirinya.

"Bukankah kita pernah bertemu di Rumah Sakit, mungkin sudah satu bulan lalu?" Zara menatap wanita di hadapannya, tatapannya, garis-garis di wajahnya Zara seperti pernah melihat wanita ini.

My Favorite Chef Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang