45. If he wants, he would

7.6K 160 25
                                        

_______________

Typo tandai
.
.
Happy Reading

_______________________
.

.

.

Pemandangan ketika sang istri tertidur pulas setelah merawat putra mereka seharian ini, ya mereka juga di bantu oleh dua baby sitter untuk membantu Zara merawat putra mereka yang sudah memasuki bulan ke lima di usia nya.

Dia tumbuh dengan baik, berkaca dari Orangtua yang merawatnya.

Duduk sembari menggendong anak mereka di hadapan ranjang tempat istri nya tertidur, seutas senyuman terukir di bibir nya melihat istri nya akhirnya dapat beristirahat setelah kelelahan merawat putra mereka.

Zara dalam keadaan baik-baik saja sejak setelah melahirkan putra pertama mereka, itu sudah cukup untuk Cedrik. Meski tak mungkin jika mereka memiliki anak lagi, Cedrik tak ingin hal buruk terjadi pada Zara.

Zara membuka matanya perlahan, melihat ke sebelah, itu pemandangan yang mampu menghangatkan hati nya. Sang suami yang sedang menggendong putra mereka.

Zara tersenyum manis, ia bangun mengubah posisinya menjadi duduk menghadap Cedrik, pria itu menatap Zara sambil tersenyum.

"Merasa lebih baik setelah tidur?" Zara tersenyum dengan pertanyaan itu.

Cahaya matahari membentuk siluet itu, ketika seorang pria menggendong putra nya dan seorang wanita yang duduk di hadapan mereka dengan rambut yang beterbangan dengan lembut.

Ah! Pemandangan yang benar-benar Zara impikan.

Zara mengangguk, "Lumayan, Fred juga aktif seperti biasa tapi bisa teratasi. " Zara tersenyum ketika putra mereka berusaha meraih tangan Zara dengan tangan mungil nya. Fredrik tumbuh dengan baik selama lima bulan ini meski saat baru di lahirkan ia mengalami kondisi pada perkembangan nya.

Tapi seiring berjalan nya waktu Fredrik tumbuh dengan baik seperti bayi seusia nya. Di usia lima bulan ini gerakan fisik kecil tentu sudah bisa di lakukan layaknya bayi seusia nya, variasi kata yang lebih bervariasi seperti ketika memanggil Orangtua nya.

Tersenyum sampai meraih tangan Orangtua nya. Cedrik serta Zara tentu saja melakukan yang terbaik untuk putra mereka, Fredrik.

Siluet sang suami daripada sang istri yang sekarang menggendong putra mereka. Pemandangan yang menghangatkan dengan kesan perlindungan untuk istri dan anak nya.

"I love you. " Zara tersenyum pada Cedrik. Hampir setiap hari kalimat itu terdengar di telinga Zara setelah Zara melahirkan. Itu manis dan Cedrik tak pernah lupa untuk mengatakannya pada Zara.

"Hampir setiap hari kamu bilang begitu" balas Zara yang membuat Cedrik tersenyum pada nya. Ia melingkarkan tangan nya di pinggang Zara yang kini menggendong putra mereka.

"Aku rasa tidak ada yang salah kalau aku mengatakan nya setiap hari. "

Senyuman tulus terukir di bibir Zara, hati nya menghangat merasakan kupu-kupu beterbangan di perut nya. Siapa sangka pria ini terus-terusan membuat Zara jatuh cinta.

________________________

________________________

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
My Favorite Chef Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang