43. Don't wanna say goodbye

4.1K 130 23
                                        

_______________

Typo tandai

Part 43
.
.

Playlist : Birds of a feather

Playlist : Birds of a feather

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Happy Reading
_

_______________________
.

.

Tatapan mata pria itu tertuju pada sang istri yang berada di posisi duduk menampakan perutnya berisi hasil buah cinta mereka

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Tatapan mata pria itu tertuju pada sang istri yang berada di posisi duduk menampakan perutnya berisi hasil buah cinta mereka. Ini pemandangan yang manis, meski banyak risiko yang bisa saja terjadi.

"Cepat berbaring, Dokter akan memeriksa kondisi mu lagi nanti. "

Zara membuang napas, ia jengah di tempat ini sejak tiga hari lalu,  nyeri di perut bagian atas, sakit kepala yang tak kunjung hilang dan mual serta muntah berat. Itu karena kondisi Hipertensi Gestasional yang ada pada Zara.

Harusnya jadwal melahirkan nya masih lebih dari dua minggu lagi. Ah waktu begitu cepat, bahkan Zara tak terlalu menyiapkan semua nya, bahkan jika itu akan.. merenggutnya.

"Tapi aku baik-baik saja, gejala nya juga mulai reda. " Zara menjawab dengan nada meyakinkan, ia merasa lebih baik daripada sebelum nya. Lagipun Zara juga harus menyiapkan dirinya jika saja proses melahirkannya lebih maju dari perkiraan.

"Aku tidak berpikir seperti itu, kamu masih butuh banyak istirahat. " Zara membiarkan usapan di pipinya oleh Cedrik. Begitu jelas kekhawatiran di wajah sang suami, Zara mengerti dari berbagai gejala yang ia alami tentu saja membuat orang disekitarnya merasa khawatir terlebih sang suami nya.

"Tapi--"

"Please, be an obedient girl. "

Zara membuang napas, ia meletakkan tangannya di bawah perutnya. "Bagaimana kalau besok aku melahirkan?."

"Apapun itu, aku akan mengutamakan keselamatan mu. " Zara menggeleng atas jawaban yang Cedrik berikan.

"Aku tahu pilihan yang akan kamu ambil, tapi kamu harus memilih anak kita. " Zara menatap Cedrik, memberi keyakinan pada Cedrik bahwa akan baik-baik saja jika ada sebuah pilihan dan itu adalah anak mereka yang akan lahir.

My Favorite Chef Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang