23. Not a Good Guy

4K 146 8
                                        

_______________
Typo tandai
.
.
Happy Reading

__________________
.
.
.

Mengabaikan panggilan di telepon, bahkan dari keluarga nya, ia hanya mengemudi dengan sedikit lebih cepat daripada mobil yang agak jauh dari nya. Dia harus mendapatkan apa yang ia inginkan, bahkan jika itu akan mempermalukan dirinya.

Zara menambah kecepatan mobil yang ia kendarai untuk bisa mencapai kecepatan mobil yang suaminya kendarai, mungkin ini agak klise, setelah dipikir-pikir daripada Zara hanya diam dengan perasaan curiga itu, ada baiknya ia bergerak sendiri mencari siapa yang yang Cedrik temui. Bahkan wanita itu.

Mobil yang Zara kendarai berjarak dari tiga mobil di belakang mobil yang Cedrik kendarai. Meski Zara tak yakin jika pria itu tak melihatnya, setidaknya Zara sudah berusaha berhati-hati.

_______________________

"Apa-apaan" Zara menarik satu alisnya, ia masih berada di dalam mobil yang berhenti agak jauh dari sebuah bangunan tinggi, sebuah gedung yang kurang lebih sepuluh menit lalu di masuki oleh sang suami

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Apa-apaan" Zara menarik satu alisnya, ia masih berada di dalam mobil yang berhenti agak jauh dari sebuah bangunan tinggi, sebuah gedung yang kurang lebih sepuluh menit lalu di masuki oleh sang suami.

Zara berusaha tak terkejut apalagi dengan berbagai barang dan properti yang Cedrik berikan padanya. Sungguh itu tak murah.

"Dia bukan kerja di Restoran?" Zara mengusap wajahnya atas pertanyaan bodoh yang ia ucapkan barusan. Dan ya, ada lagi gebrakan yang ia dapat dari suami nya.

Sebuah pertanyaan muncul di otak Zara, jadi siapa suaminya? Seperti nya bukan orang sembarang, dia bekerja di tempat seperti ini, memberi properti pada Zara saat mereka menikah. Namun, Cedrik justru memohon pekerjaan pada Ayah Zara, itu tak masuk akal.

"Huft!" Zara menghela napas, ia harus masuk ke sana meski penampilan nya jauh dari kata sopan dan rapi.

Zara mengambil ponsel di tas nya, Andrew, sang Ayah beberapa kali mencoba menelepon Zara dengan alasan yang kurang Zara ketahui

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


Zara mengambil ponsel di tas nya, Andrew, sang Ayah beberapa kali mencoba menelepon Zara dengan alasan yang kurang Zara ketahui.

"Papa, tumben telepon. " Zara melihat layar ponselnya, hampir ia akan menelepon Andrew tapi tak sengaja ia melihat seorang wanita yang pernah ia lihat berjalan memasuki gedung yang sama dengan Cedrik.

My Favorite Chef Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang