Favorite Duo

3 1 0
                                        

Song: How to Save a Life - The Fray

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Song: How to Save a Life - The Fray

***

"One day

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"One day .... When life feels like shit, this is our escape." Ki mengangkat anggurnya, tersenyum tipis.

Ha tak mengindahkan, ia berdecih. "Leb-ay."

"Nggak ada yang boleh tau tempat ini, either Jax, Nero—even Irvine. Deal?" Ki masih mengangkat gelasnya, menunggu Ha melakukan hal yang sama.

"Hmm, deal." Ha mengetuk gelas berisi lemon yang dicampur daun mint miliknya yang sudah habis setengah.

Itu kenangan 3 tahun lalu saat Ha dan Ki tak sengaja menemukan bar sederhana yang jauh dari hiruk-pikuk Jakarta dan segala dramanya. Satu harapan Ha hari ini hanya 'semoga ia bisa tenang' seperti yang bar ini sering berikan padanya 3 tahun terakhir.

Matanya menangkap sosok wanita dengan tanktop maron ketat, rambutnya diikat ekor kuda cukup tinggi, jeans pendeknya menampilkan kulit sawo matang mulus yang Ha akui selalu menjadi hal pertama yang menarik perhatiannya.

"Woah .... Long time no see!"

Iyap. Satu hal lagi yang menarik perhatian Ha adalah British accent milik wanita ini. Tana Nareswari, perempuan Jawa tulen yang dulu bekerja sebagai tour guide di London—memutuskan buka bar sebagai perwujudan mimpinya sejak kecil.

"Hey, Tan ...." Ha tersenyum simpul.

"What brought you here?" Kata terakhirnya mengalun lembut waktu ia mengucapkan 'here,' lebih terdengar 'hiiyahh,' Ha selalu suka bagaimana orang-orang berbicara dengan aksen Inggris.

"Just needed a break and to get away from the noise of this city for a while," jawabnya sambil menggaruk tengkuk.

"Nice. Still have the same menu?"

"Yap."

"Okay." Tana tertawa kecil. "Of course. One lemon and mint coming right up."

Ha memperhatikan Tana yang dengan cekatan menyiapkan minuman favoritnya. Wanita itu mengambil lemon segar, memotongnya dengan hati-hati, meremasnya ke dalam gelas tinggi. Ia menambahkan daun mint segar, mengaduknya dengan perlahan, lalu menuangkan air dingin dan es batu.

FateTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang