I'll Look After You

1 0 0
                                        

Music: Look After You - The Fray

Music: Look After You - The Fray

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Aku nggak marah."

"Terus?"

"Aku cemburu."

Mobil di tepi jalan ini senyap. Bahkan di saat ibukota selalu sibuk lalu lintasnya, keduanya merasa hening—tenggelam dalam pikiran masing-masing.

Cemburu yang bagaimana maksud Kallias?

Apa yang harus dicemburui soal hal ini?

Kecuali—

Ting!

Notifikasi masuk ke ponsel Juni. Pesan masuk dari Ela.

Fighting! Lo pasti udah sampe, kan? Foto dong!

"Gue telat, Kal. Gue telat kalau lo terus diam dan nggak jalanin mobilnya."

"Gue nggak akan bawa lo ke sana."

"Serius?"

Kallias mengangguk, matanya kosong menatap ke depan.

"Yaudah." Juni membuka pintu. "Gue pergi sendiri."

"Berhenti."

Tangan Kallias menahan Juni, untuk kali pertama mencengkramnya sekeras itu. "Gue nggak mau lo pergi."

Andai Kallias bisa langsung terus terang. Namun, giginya bak jeruji yang mengurung kalimat itu: gue cinta sama lo, Jun.

Kalimat yang sejak dulu terbenam, tidur di dalam lubuk hatinya. Kallias tau menyatakan perasaannya pada Juni akan menghancurkan hubungan mereka. Namun, Kallias sebenarnya lebih khawatir lagi kalau Juni tau rahasianya.

"Terus apa artinya gue dandan habis-habisan kalau nggak jadi pergi, Kal?" Juni bertanya dengan matanya sudah berkaca-kaca.

Sepenting itu cowok ini sampai lo nangis, Jun?

Sepenting itu cowok ini sampai dapat banyak perhatian dan waktu lo?

"Kal ... gue nggak pernah minta tolong sama lo, kan? Gue nggak pernah benar-benar cerita sama lo semuanya, cuman kali ini aja gue mau lo tau–karena lo bilang telinga lo selalu siap buat dengar gue ...."

"Gue sayang sama cowok ini, Kal. Keadaan rumit. Peluang gue sama dia kecil banget. Gue stres bukan karena dia, cuman karena peluang gue buat bisa sama dia kecil banget di saat gue menginginkan dia sebesar itu. Makanya ketika gue punya kesempatan ini ... gue mau coba berjuang, Kal."

Penjelasan Juni adalah neraka bagi Kallias. Bagaimana cintanya Juni untuk pria ini membuat Kallias cemburu sampai ingin mati.

"So please ... right now, Kal. I. Need. You."

Rasa-rasanya kalimatnya kemarin-kemarin soal:

"Jun, gue selalu ada buat lo."

"Jun, kalau lo suruh gue nanjak bukit, gue lakuin."

FateTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang