Pond duduk di samping phuwin, phuwin melihat ke samping dimana pond duduk.
"Phi, ngapain?" tanya phuwin.
"Lo yang ngapain, ini udah malam, di luar dingin"
"Gatau, gue suka pantai malam hari" ujar phuwin.
Tidak ada lagi obrolan di antara mereka berdua, phuwin melihat ombak sambil menikmati suaranya.
Sedangkan pond sedang berpikir, apakah ini saat yang tepat untuk nembak phuwin?
"Phuwin" panggil Pond, Pond sudah memutuskan, dia akan pasrah dengan apa yang terjadi nantinya, dia tidak bisa menyembunyikan perasaan ini lebih lama lagi, phuwin harus tau perasaannya
"Iya phi? Ada apa" jawab Phuwin.
"Gue tau, lo gak mudah menyukai orang, dan mungkin lo gamau pacaran, tapi.. " Pond terdiam, phuwin menaikkan sebelah alisnya, menunggu lanjutannya.
"Tapi... Apa lo nerima kalo ada yang suka sama lo?" tanya Pond.
"Gatau phi, gak ada yang suka sama gue soalnya" balas phuwin menggaruk tengkuknya?
Pond melihat ke arah phuwin, tatapan mereka bertemu.
Pond mendekatkan wajahnya pada phuwin, dan akhirnya bibir mereka bersentuhan, phuwin sedikit terkejut, tapi entah kenapa phuwin tidak menolaknya.
Pond melepaskan bibirnya dari bibir phuwin, phuwin menatap Pond heran, apa yng Pond lakukan?.
"Phu, gue suka sama lo" ujar Pond membuat phuwin beku.
"Lo, mau jadi pacar gue?" tanya Pond pelan.
"Tapi, gue bingung sama perasaan gue phi, gue takut nantinya akan nyakitin phi pond" jawab phuwin.
"Gue tau, gue gak bisa nahan perasaan gue lebih lama lagi, kalo lo gak mau juga gapapa kok, tapi... bisakah kita berteman seperti biasa?" ujar Pond dengan wajah sedih.
Phuwin memegang tangan Pond "gue mau kok, tapi gue minta waktu buat yakinin perasaan gue sama lo, gue juga udah merasa nyaman sama phi Pond" ujar phuwin.
Senyum Pond mengembang, dia tidak percaya dengan apa yang dia dengar.
"Jadi lo mau jadi pacar gue?" tanya Pond, phuwin mengangguk.
"Tapi, gue masih bingung sama perasaan gue sama lo, lo gak keberatan kan" pond menggeleng, dia tau ini tidak mudah, tapii setidaknya phuwin mau berusaha buat membalas perasaan Pond, itu sudah membuat Pond senang.
Pond memeluk phuwin "makasih, udah mau nerima gue" ujar Pond, phuwin membalas pelukan Pond.
~
Khaotung sedang mecari sesuatu dari dalam tasnya, perasaan tadi dia membawa masker wajah.
Lama mencari akhirnya dia menemukan masker wajah yang dia cari dari tadi, khaotung berjalan ke arah first yang sedang duduk di atas kasur.
"Phi" panggil khaotung.
Merasa di panggil first meletakkan ponselnya ke samping, dia melihat ke arah kekasihnya.
"Iya, ada apa khaotung?" tanya first.
"Maskeran yok, aku bawa ni" ujar khaotung menunjukkan masker itu pada first.
First mengangguk, lalu dia menarik khaotung dan terjatuh ke pangkuannya, dia menatap khaotung sambil tersenyum, mengusap pipi khaotung lembut.
"Maaf ya phi, harusnya phi sama bapak bapak yang lain, tapi phi malah ikut aku ke penginapan ini" ujar khaotung, itu tidak masalah bagi first.
"Tidak sayang, saya mau sama kamu semalaman" ujar first mengusap rambut khaotung.
KAMU SEDANG MEMBACA
EARTHMIX FAMILY
Fiksi PenggemarGak tau mau buat apa,buat kek beginian karna gabut😌
