neo baru sampai di mansion, dia memasukinya dengan langkah gontai, dia sangat tidak mood untuk menghadapi hari karna berantem sama mark.
dia melihat keluarganya sedang berada di dapur buat makan malam, dirinya langsung di panggil sama phuwin dari dapur dengan suara sedikit berteriak agar kedengeran sama neo.
"iya sebentar, aku mandi dulu, kalian makan aja duluan" teriak neo sambil menaiki tangga.
phuwin mengangguk kemudian kembali pada keluarganya.
"akhir akhir ini neo aneh banget deh" ujar phuwin.
"iya, dia kaya lebih kalem" bals joong.
"apa dia ada masalah, tapii apa masalahnya?" tanya khaotung.
"kami juga gatau, ditanya malah jawab gapapa" ucap sea.
"hufftt, dasar neo, harusnya kasih tau dong sama kita" ujar phuwin kesel.
"mungkin dia lagi pengen sendiri, kita tanya aja nanti kenapa dia se pendiam itu akhri akhir ini" ujar earth.
"tapi papi khawatir sama neo, apa dia ada masalah sama mark? atau sama siapa?" ucap mix.
mereka semua tau kalau neo memang bukan anak kalem, agak sedikit mengerikan kalau anak itu tiba tiba kalem.
neo bergabung dengan keluarganya, seperti biasa dengan raut wajah malas.
"kenapa neo?" tanya mix.
neo menoleh ke arah mix, kemudian tersenyum.
"gapapa pi, emang neo kenapa?" balas neo.
"kamu beda banget neo, semua orang juga tau kalau kamu lagi punya masalah, apa masalahmu?" tanya phuwin.
"gak penting, udah ayo ayok makan, aku lapar" ujar neo mengambil sesendok nasi.
mereka akhirnya pasrah, akan dicoba lagi nanti, karna sangat susah buat neo bilang masalah pada keluarganya.
•
•
hari telah berganti, first sedang berada di ruang dosen, dia tidak berbuat apa apa, dia hanya melamun memikirkan hal itu lagi, dia tidak tau harus berbuat apa sekarang.
force masuk ke dalam ruang dosen dengan muka datarnya, dia berjalan mendekati first yang sedang termenung disana.
"kanaphan" panggil force, first menoleh ke arah force.
"tumben kamu manggil saya kanaphan? ada apa?" tanya first dengan nada yang lirih.
"maaf banget pak, tapi apa yang kamu lakukan" ujar force melihat sekeliling dan nada yang berbisik.
first menaikkan sebelah alisnya, apa maksud force?.
"ada apa denganmu?" tanya first.
force mengambil kursi dan duduk di depan first, dia melipatkan tangannya di depan dada kemudian menatap first dan menyipitkan matanya.
"first, kamu akhir akhir ini pendiam, apa terjadi sesuatu padamu?" tanya force.
first terdiam, sampai sekarang dia tidak mampu untuk berdekatan dengan kekasihnya karna dia berpikir dia sudah berbuat perbuatan yang salah.
"saya sama seperti hari biasanya, apa maksudmu?" tanya first menegakkan duduknya.
"kamu pasti kaget liat ini" ujar force menyodorkan ponselnya pada first.
first membulatkan matanya melihat isi base kampus, disana ada first yang sedang berciuman dengan livia waktu acara reunian.
"ini bukan kamu kan? tapi ini mirip kamu sih" ujar force mengambil kembali ponselnya.
