Mereka sudah sampai di pulau, earth booking 3 penginapan, 1 penginapan terdapat 4 kamar.
Penginapan pertama akan di tempati, firstkhaotung, pondphuwin, ohmleng, bluenanon, penginapan kedua Jimmysea, forcebook, neomark, gawinaj, dan penginapan ketiga di tempati joongdunk, Perthchimon, dan prom.
Phuwin berjalan keluar melihat pemandangan pantai.
"Aaaa indah bangettt" ujar phuwin.
"Gak sia sia kita ke pulau, bayangin kalo kita ke gunung" ujar leng menghampiri phuwin.
"Iyaa, gue gak suka bangett, gue mau mau aja ke gunung, tapi gue males harus naik turun, capek" ujar leng di angguki sama phuwin.
Mereka berdua melihat pantai dari penginapan, phuwin menarik tangan leng, dia ingin ngajak leng ke pantai.
"Mau kemana phu?" tanya leng
"Kita ke pantai yok" ucap phuwin dengan senyum di wajahnya.
"Gas lah, ayokkk" balas leng excited.
Sebelum mereka keluar dari penginapan, khaotung datang menghentikan mereka.
"Mau kemana kalian?" tanya khaotung, phuwin dan leng berhenti mendengar suara khaotung.
"Kami mau ke pantai" jawab phuwin.
"Jangan sekarang, kalian beberes dulu, terus nanti malam kita bakar bakar di pantai" ujar khaotung kemudian meninggalkan phuwin dan leng.
"Yahhhh, padahal aku mau ke pantai sekarang" ujar leng membuat raut wajah sedih.
"Samaa" balas phuwin dengan raut wajah yang sama.
Ohm datang terus menarik tangan leng, leng yang di tarik tiba tiba pun kaget.
"Apa sihh" tanya leng, ohm hanya nyengir.
"Ayok kita beberes dulu" jawab ohm.
"HEH KALIAN MAU KEMANA?" teriak phuwin membuat ohm dan leng berhenti.
"Ya ke kamar gue sama leng lah, terus kemana lagi?" ujar ohm.
"Lah, bukannya leng sekamar sama gue?" phuwin menghampiri mereka.
"Lo sekamar sama gue" ujar pond tiba tiba muncul di belakang phuwin.
Phuwin melihat ke belakang, pond sudah berdiri di sana.
"Kok gue sama lo? Gue pikir gue sekamar sama leng" tanya phuwin, bukannya dia tidak mau sekamar sama pond, tapi dia merasa canggung.
"Leng juga mau sama pacar nya kali, jadi lo sekamar sama gue, gapapa kan?" ujar pond.
"Ya.. Gapapa sih, tapi-" gak mau berlama lama lagi, ohm menarik leng menuju kamar mereka, phuwin menghela nafas melihat dua orang bucin itu.
Terus dia kembali menatap pond, pond menaikkan sebelah alisnya dan tersenyum.
"Apa lo" kesel phuwin, lalu dia pergi ke kamar dia dan pond.
~
Joong sedang merapikan baju baju nya yang akan dia pakai selama di pulau, dunk masuk dengan minuman kaleng di tangannya.
"Phi, minum dulu" ujar dunk menyodorkan satu minuman pada joong.
Joong menerimanya dengan senang hati, dia membuka minuman itu dan meminumnya.
Joong melihat dunk yang sedang memperhatikannya, dia tersenyum kemudian menarik dunk duduk di pangkuannya.
"Kenapa phi?" tanya dunk.
"Capek aja" balas joong sibuk memainkan jari lentik dunk.
"Sana mandi, ini udah sore, bentar lagi kita harus ngumpul sama yang lain" ujar dunk, joong semakin mempererat pelukannya, dia sesekali mencium pipi dunk.
"Joong, gue mau ke-" prom berhenti melihat temannya sedang bucin di kamarnya.
Mereka melihat ke arah prom, dunk ingin berdiri dari pangkuan joong, tapi di tahan sama joong, membuat dunk tetap duduk di pangkuan joong.
"Apa? " ucap joong malas pada prom.
"Emm, maap, gue mau ke penginapan mark, lo mau ikut? Tapi kayaknya gak mau deh, gue duluan yaa" ujar prom lari dari sana.
~
Malam sudah tiba, mereka semua berkumpul di tepi pantai, mereka sedang bakar bakar.
Suasana terlihat menyenangkan, mereka bercanda dan tertawa bareng.
"Sumpah gue kesel banget, juga malu" ujar prom pada yang lain.
"Kenapa?" tanya phuwin.
"Phi lo, bucin bangett, ke gep lagi sama gue" ujar prom.
"Ya lagian, harusnya lo ketuk pintu dulu dong" balas joong sambil merangkul dunk.
"Lo aja kagak tutup pintu" prom menggeleng, kemudian dia pergi dari sana, dia ingin bantu Perth dan chimon yang lagi kipasin sate yang mereka bakar.
Blue dan nanon yang berada di samping yang lain, mereka sedang duduk berdua.
"Kok bisa, lo gak jadi pulang?" tanya nanon.
"Kan gue udah bilang, gue mau ikut kalian ke sini" balas blue.
"Maksud gue, kemarin lo bilang papa lo ngotot pengen lo pulang cepat cepat" ujar nanon lagi.
"Leng bantu bicara sama papa gue, papa gue sayang banget sama leng ketimbang anaknya sendiri" balas blue di akhiri dengan ketawa.
"Yeee, lo cemburu emang?" tanya nanon.
"Kagak lah, gue udah anggap leng kayak adek kandung gue sendiri" ujar blue, nanon hanya mengangguk.
"Terus lo kapan pulang?" Tanya nanon.
"Habis pulang dari sini" balas blue, nanon hanya mengangguk.
Ohm, khaotung, pond, melihat itu tak jauh dari sana, mereka melihat interaksi blue dan nanon.
"Makin deket aja" ujar khaotung.
" gue yakin pasti mereka bakal pacaran sih"
"Iyalah, lo kapan mau nembak phuwin?" tanya ohm, membuat pond terdiam.
"Dia mau gak ya? Gue takut banget dia gak mau" ujar pond.
"Lo harus pd, biasanya lo manusia ter pd di dunia, tapi kenapa nembak orang aja lo gak berani sih" ujar khaotung.
"Ini beda, kalau phuwin gak Terima gue, gue gak mau lagi kerumah lo" ujar pond.
"Serah lo deh" ucap khaotung bangkit dari duduknya, ingin menghampiri first.
Mereka lagi makan bersama, sambil ngobrol dan tertawa bareng.
"Cara deketin orang gimana pak?" tanya pond pada force.
"Kamu bertanya? Usaha lah, masih muda juga" balas force.
"Tapi, saya udah berusaha pak, tapi dia malah cuek sama saya" ujar pond, dia melihat ke arah phuwin yang sedang tertawa sama teman temannya.
"Saya suka banget sama dia pak" ucap pond lagi masih melihat ke arah phuwin.
"Masa sih? Kamu pasti gaada usahanya, makanya dia gak suka balik sama kamu, gak mungkin dia gak baper, emang kamu deketinnya gimana?"
"Yaa, deketin pak, ngemeng ngemeng, cara bapak deketin book gimana pak?" tanya pond.
"Saya ajak makan terus, cari tau lebih banyak tentangnya, lakukan hal yang dia suka bareng bareng, bawa dia jalan jalan" balas force, pond mengangguk, tapii... Semua itu sudah dia lakukan tapi phuwin belum juga notice dia.
"Tapi pak, saya sudah lakukan itu" ujar pond.
"Emang kamu tau perasaannya? Coba kamu beri tau perasaan kamu sama dia"
"Iya tu, lo kan belum tau perasaannya dia, harusnya lo langsung nembak dong" ujar neo, ini tidak mudah seperti yang neo bicarakan
Beberapa jam kemudian, ini sudah jam 22.00 semua orang sudah masuk ke penginapan mereka masing masing, pond melihat phuwin duduk di tepi pantai sendiri.
•
•
