P61

227 28 8
                                        

joong sampai di kelasnya, dia terlihat bahagia sekali hari ini. joong emang anak yang ceria, teman-temannya tidak heran, tapi hari ini bahagianya terlihat sekali di raut wajah joong.

"lo kenapa? kok bahagia banget kayanya?" tanya mark.

joong masih tersenyum.

"oiya, gue belum cerita apa-apa kan sama kalian" ucap joong.

mark dan prom saling melihat, mereka tidak tau apa-apa, karna emang belum ada yang cerita, neo juga gk prnah cerita ke mark.

joong memulai pembicaraannya, dari awal masalahnya sampai selesai, dia sangat bahagia, gak bisa berkata-kata saking bahagianya.

"gilaa, bersyukur lo" ucap mark menepuk pundak joong, joong menaikkan alisnya. dia bahagia sampai tidak bisa berhenti tersenyum.

.

setelah selesai pelajaran, khaotung menghampiri first terlebih dahulu, untuk melihat kondisi first. first hari ini mengajar, seharusnya khaotung tau kalau first sudah lebih baik sekarang. tapi krna khaotung khawatir jadi dia menghampirinya.

"phi first" panggil khaotung sambil berlari, first berjalan di koridor, kebetulan mereka bertemu disana.

"khaotung" first menoleh melihat khaotung.

"phi udah baik-baik aja kan" tanya khaotung.

first tersenyum "iya, saya sudah lebih baik sekarang" balas first.

"bagus deh" khaotung ingin pamit, karna dia ada janji sama teman-temannya untuk pergi ke cafe namtan.

"mau pergi sekarang? bagaimana kalau kita makan siang dulu, saya ingin menghabiskan waktu sama kamu" ucap first menarik tangan khaotung.

first sudah tidak peduli sama pandangan orang lain, karna memang sudah di ketahui sama semua orang.

"nanti aja phi, aku ad janji sama temen-temen aku" ucap khaotung.

first mengerucutkan bibirnya, kecewa karna khaotung tidak mau makan lagi bersamanya.

"enggak, nanti kita ketemu lagi yaa, babayy sayang" khaotung tersenyum manis ke first, lalu pergi dari sana.

first masih berdiri disana, khaotung sangat menggemaskan, pipinya sudah memerah cuma karna di panggil sayang sama khaotung.

.

khaotung dan teman-temannya sampai di Cafe namtan, disana ada film dan book, tapi mereka pisah meja.

"gimana hubungan joong sama dunk?" tanya ohm kepo.

pond dan nanon juga ingin mendengar.

"gatau ya, masih belum di restuin sih" ucap khaotung.

"gue gila sih kalau gak di restuin, kek sedih aja" ucap ohm, di angguki sama pond.

"iyaa, bener banget, untung kakak ipar gue khaotung, keluarganya juga baik" ucap pond, khaotung sangat malas mendengarnya.

"gais, gue sama blue asing" ucap nanon, mereka semua kaget mendengarnya, bahkan mereka belum lama deket.

"kok bisa non?" tanya khaotung.

nanon narik nafas panjang "kayanya emang gak cocok deh sama kita hubungan ldr, gue gabisa, jdi gue mending jauhin aja dari pada sakit hati" ucap nanon, mereka semua mengangguk.

"iyasi, lo juga gatau blue ngapain aja disana" ucap ohm.

"sebenarnya, blue di jodohin sama papanya, gue kira dia bakal nolak, ternyata dia terima" kata nanon, hatinya sakit sih jujur. dia bingung kenapa kisah cintanya bisa serumit ini.

EARTHMIX FAMILYCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang