Pond dan phuwin sedang berjalan di tepi pantai, sambil melihat pemandangan, sangat indah.
Pemandangan di depannya cukup indah, tapi pond memilih untuk memandang phuwin, tidak ada yang lebih indah dari phuwin.
"Phi" panggil phuwin.
"Iya, kenapa phu?" tanya pond.
"kita kasi tau yang lain apa gak ya?" tanya phuwin, jujur saja dia malu jika yang lain tau.
"Kalo lo gak nyaman, kita bisa Backstreet dulu" ujar pond.
"Gimana kalo kita kasih tau teman teman kita dulu aja, soal keluarga gue bisa gue kasih tau nanti" ujar phuwin, karna dia tidak sanggup jika tidak kasih tau temannya, lagian dia juga sudah kasih tau leng.
"oke deh" ujar pond tersenyum.
Pond merangkul phuwin dan lanjut berjalan, dia sangat senang, senang banget malah, ini adalah moment ya dia tunggu tunggu selama ini.
Dia gak nyangka kalau phuwin bakal nerimanya, dia akan menjaga phuwin dengan baik, dan akan menjadikan phuwin satu satunya.
.
.
.
Khaotung sedang berjalan menghampiri first, dia mengambil 2 minuman untuknya dan first.
Khaotung duduk di samping first dan menyodorkan minuman untuk khaotung.
"Ini phi" ujar khaotung, first menerimanya.
"Makasih" balasnya.
Khaotung meminum minumannya sendiri, dia memperhatikan setiap pergerakan teman temannya.
"Khao" panggil first.
"Aa, iya phi?" tanya khaotung.
"Saya ada acara reunian sama teman teman kampus saya dulu, emm, jika kamu tidak mengizinkan Saya ikut, saya gak ikut" ujar first sedikit ragu.
"Gapapa kok phi, cuma acara reunian doang kan? Boleh kok" balas khaotung, first mengangguk kemudian tersenyum.
Dia menarik pinggang khaotung agar lebih berdekatan dengannya.
.
.
Neo mark, perth chimon dan joong dunk sedang berada di pantai, mereka sedang bermain air.
"Neoo" panggil mark, neo melihat ke arah mark kemudian menghampirinya.
"Apa?" tanya neo.
"Duduk sini coba, atau gak rebahan aja" ujar mark.
'Perasaan gue gak enak ni' ucap neo dalam hati.
"Neoo, cepat"
Neo pasrah langsung duduk di pasir, mark mulaii menaburi pasir ke atas kaki neo sampai kakinya tertutupan pasir.
Beberapa menit kemudian, mark sudah selesai dengan pasirnya, sekarang neo terlihat seperti mermaid.
"Awkawkawkawk, lucuuu banget, cuma kurang wig warna merah" tawa mark pecah melihat neo.
Wajah neo pasrah, dia membiarkan apa yang akan di lakukan mark padanya.
Mark mengeluarkan ponselnya kemudian mengambil beberapa foto neo.
Joong dan dunk melihat neo dan mark, joong menggelengkan kepalanya pelan.
"Mereka kekanak kanakan" ujar joong pelan.
"Emang kenapa? Lucu kok, phi mau aku buat gitu juga?" tanya dunk.
"Gak usah, di aku gak cocok, bikin merinding" ujar joong, padahal kalo lagi berlibur sama keluarganya ke pantai, pasti dia suka di bikin kaya gitu. Malahan dia sendiri yang minta.
.
.
.
"Oiii, kita main air yokk" ucap phuwin pada teman temannya, mereka setuju, mereka pergi laut buat bermain air.
Mereka sudah capek bermain, sekarang mereka sedang duduk di samping pantai.
"Gue mau bilang sesuatu sama kalian" ucap phuwin.
"Apa tu?" tanya chimon.
"Gue pacaran sama phi pond" ujar phuwin, chimon dan dunk kaget mendengarnya, kecuali leng, karna dia sudah di kasih tau sama phuwin.
"WHAT, yang bener lo?" tanya chimon shock.
"Kok gak kasih tau kita sih? Sejak kapan emang?" tanya dunk.
"Kemarin malam, dia kasih tau gue pas gue lagi duduk di samping pantai sambil liat bintang" ucap phuwin malu.
"Sebenarnya ya phu, phi pond udah lama suka sama lo, tapi lo nya aja yang gak tau, kami juga bantuin lo buat deket sama phi pond, tapi hati lo keras banget" ucap leng di angguki sama yang lain.
"Hmm, kasian juga gue liat dia ngejar ngejar lo tapi lo malah cuek sama dia" ucap chimon.
"Ya lagian gue gak tau kalo dia suka sama gue, iyasih gue nyaman banget sama dia akhir akhir ini, dia lebih perhatian" ujar phuwin.
"Dia perhatian dari dulu, cuma lo nya aja yang gak yang gak nyadar" ucap dunk.
Phuwin mengangguk, mungkin benar, pantesan phuwin ngerasa kalau pond dulu memang perhatian sama dia, tapi dia cuma anggap itu teman saja, gak lebih dari itu.
.
.
Sedangkan khaotung dan teman temannya sedang duduk tak jauh dari phuwin dan teman temannya.
"Ck, gue kesel banget" ucap ohm tiba tiba.
"Kenapa?" tanya nanon.
"Gue marahan sama leng" ujar ohm.
"Lagian lo sih, gatal banget, udah tau punya pacar masih aja chattan sama cewek lain, dan lo sadar gak si kalo followers lo itu kek asrama cewek tau gak" ucap khaotung.
"Tapi kan gue cuma main main doang sama mereka, gue juga gak serius kok sama mereka" ucap ohm.
"Ohm, gak semua hal bisa lo buat bercanda, lo kira leng gak punya hati? Dia juga bisa sakit hati" ucap khaotung, dia sudah kesal sama sifat ohm yang tidak pernah berubah.
"Gue juga gak yakin, tapi kalo blue tau leng diginiin, gue tau dia bakalan marah besar, dia kan sayang banget tu sama leng" ucap nanon.
"Bukan apa apa ni ya, gue gak mau bela lo terus, karna lo salah, kalo lo belum bisa berubah juga, gue gak mau bela lo lagi, gue bakalan biarin kalau blue tau lo itu masih suka chattan sama cewek cowok lain" ujar nanon lagi.
"Mampus lo, gabisa bucin lagi, pasti blue bakal nyuruh lo putus sama leng" ujar pond.
"Iya deh iya, nanti gue unfoll tu cewek cewek" ucap ohm kesal.
"Gak iklas dia ngelakuin itu, lo sebenarnya masih suka gak sih sama leng?" tanya pond.
"Suka lah taik, pertanyaan lo kek dontol anjir" ucap ohm.
"Terus kenape lo ginii hah, lo harusnya bisa berubah, minimal Sifat buruk lo itu di buang aja" ucap khaotung.
"Iya iya, gue bakal berubah" ucap ohm, kemudian dia melihat ke arah leng dan teman temannya sedang bermain air.
Blue datang menghampiri mereka, dia duduk di samping nanon dan merangkulnya.
"Lagi ngomongin apa kalian?" tanya blue.
"Ini, si ohm ga-" kepalanya langsung di pukul sama nanon, nanon gedeg banget sama pond, gak bisa kah dia dengar apa yang di katakan nanon tadi.
"Kenapa? Kalian obrolin apa?" tanya blue lagi.
"Gak ada kok, hanya ngobrol soal tugas kampus" ucap khaotung nyengir.
"Ou, kirain apaan" balesnya.
"Oh ya, kalian udah tau belum?" tanya blue merangkul nanon.
"Belum, lo aja belum kasih tau njing, gimana sih lo" ucap ohm kesal.
"Gue sama nanon udah jadian, jadi sekarang nanon pacar gue" ucap blue tersenyum.
Khaotung dan yang lain kaget mendengarnya, nanon dan pacar laki laki? Ini bukan seperti nanon, nanon dulu hanya dekat sama cewek saja, tapi sekarang nanon berpacaran sama laki laki.
"Wih bagus dong, berarti gak sia sia ni gue deketin klen berdua" ujar ohm.
"Yoi, thanks ya bro" ucap blue.
.
.
.
.
KAMU SEDANG MEMBACA
EARTHMIX FAMILY
Fiksi PenggemarGak tau mau buat apa,buat kek beginian karna gabut😌
