# 2 . 11

685 114 6
                                        

⋆˚࿔ ʰᵃᶦᵏʸᵘᵘ academia 𝜗𝜚˚⋆

★★★★★★★★★
. . . . . . . . .

"Ini sulit."

"Yang mana yang sulit hm?"

"Ini."

Shinsuke menaikkan sebelah alis bingung. "Aku yakin kamu sudah menguasai ini."

Gadis itu menaruh kepalanya di atas meja. "Aku merasa sulit fokus akhir-akhir ini."

"Apa ada sesuatu yang mengganggu mu?"

Dia menggeleng.

"Istirahat lah, jangan paksa kepala mu bekerja lagi." Shinsuke mengusap lembut kepala itu.

"Aku harus terus belajar, aku takut mengecewakan Grace Erwin." Ungkap nya pelan.

Shinsuke mendengarkan dengan baik, fokus nya terbagi dua, untuk buku yang ia baca dan gadis berambut cokelat di samping nya. "Kamu tak pernah mengecewakan nya."

"Bohong."

"Untuk apa berbohong?"

"Untuk menenangkan ku."

Shinsuke menghela nafas, lalu menutup buku. "Ada apa dengan mu? Tidak biasanya seperti ini?"

"Aku tak bisa merasa tenang, Shinsuke. Aku takut, hal buruk akan terjadi." (Name) masih menenggelamkan wajah nya di atas lipatan tangan yang terlipat di atas meja.

Shinsuke mengangguk mengerti. "Semua akan baik baik saja, percaya padaku."

"Tidak bisa, tidak semudah itu, terakhir kali kamu mengatakan itu ... Nenek pergi."

Shinsuke terdiam, "aku mengerti." Dia menjeda sejenak untuk menghela nafas, "tenangkan diri mu dulu, setengah jam lagi ini akan berakhir." Lanjut nya lembut.

Shinsuke menarik tangannya saat mendengar nafas teratur dari gadis itu. Dia tertidur. Shinsuke mengambil buku paket untuk menutupi wajah (Name) yang tertidur pulas. Mereka telah menyelesaikan ujian kedua, dan sekarang adalah jam belajar, sebagian besar penghuni kelas tertidur dengan alasan kelelahan berpikir. Contoh lah Atsumu, si pembohong kelas kakap. Dia bahkan tertidur dengan Tetsuro yang juga ikut ketiduran.

Shinsuke kembali melanjutkan kegiatan membaca nya.

_____________________________
___________________

Bel telah berbunyi, pertanda berakhir nya hari melelahkan mereka di akademi. (Name) dengan tas di punggung nya tengah menunggu sang kakak untuk pulang bersama, saat istirahat Tooru meminta nya untuk belajar bersama di taman belakang akademi sepulang sekolah. (Name) dengan senang hati menyetujuinya.

Kapan lagi bisa menghabiskan waktu dengan sang kakak?

"(Nameee)~" panggilan yang akrab di telinga nya menggema di penjuru lorong akademi yang masih agak ramai.

Tooru dengan senyum cerah berlari membelah kerumunan para murid sembari melambai ke arah nya. Sosok nya yang rupawan dengan senyum cerah membuat nya seperti bintang di antara banyak nya awan.

Awan itu npc ges.

(Name) tersenyum tipis. Usai terbebas dari hiruk pikuk murid akademi, Tooru langsung lari ala Naruto menghampiri sang adik.

"Huhuhu~ adikku, aku merindukan mu~"

"Stop alay."

Tooru pundung di tempat.

(Name) memutar bola mata malas, "ayo, nanti keburu malam."

Tooru menegapkan badan nya kembali. "Tunggu! Aku lupa membawa buku! Kita ke asrama ku dulu untuk mengambil buku ku sekalian camilan!"

Haikyuu Academia Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang