Ni-Ki tinggi- pasti alpha.
Lantas feromon manis memabukkan ini milik siapa? Jika bahkan ketujuh anggota adalah Alpha.
⚠️🔞cerita ini boy's love, bxb, homo, mpreg, Omegaverse, harem, mature, tidak diperuntukkan untuk homophobic. Just left if you're...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Mungkin Ni-Ki harus berhenti memakai hoodie tanpa memakai dalaman apapun di tiap konser yang mereka lakukan.
Pasalnya tak sekali dua kali hoodie itu akan tersingkap dan tampilkan pinggangnya yang ramping itu, tak jarang kerah hoodie yang longgar juga membuat banyak pasang mata leluasa mengintip dadanya yang tak tertutupi apapun.
Coba terka, sebanyak apa fancam yang memotret kulitnya yang terekspos tanpa malu itu?
Sunghoon mulai berpikir si Omega sengaja menggoda, sengaja berlaku demikian supaya keenam Alphanya selalu dibuat ingin mengurungnya di dalam kamar tak mengizinkannya menginjakkan kaki keluar.
Sunghoon masuk ke dalam ruang ganti dan langsung disuguhi rengekan Ni-Ki yang tengah ditandai oleh sang Leader. Bukan hal baru lagi melihat hal semacam ini, setiap mengenakan hoodie keramat itu, sebelum mereka berganti dengan kostum yang lainnya, satu dua di antara mereka akan meninggalkan tanda kemerahan di tempat-tempat yang sempat terekspos. Pinggangnya, dadanya, sebisa mungkin hindari area leher hingga konser berakhir.
"H-hyung," Ni-Ki tercekat, berusaha mendorong Jungwon yang kepalanya dimasukkan kedalam hoodie longgar yang dikenakannya, sibuk membuat bercak kemerahan nyaris diseluruh permukaan kulitnya.
Setelahnya, puas meninggalkan jejak kepemilikan, si Februari melenggang tanpa dosa mengganti kostumnya, meninggalkan Omega mereka terbaring lemas di kursi dengan bibir mencebik yang akan dengan langsung di kecup singkat oleh si Alpha Oktober.
Yang tentunya tak hanya berupa kecupan singkat sebab kedua pipinya di cengkeram kedua sisinya hingga bibirnya secara alami terbuka memberi akses pada lidah yang lebih tua. Akibatnya berdampak pada si Omega yang semakin tenggelam lemas di atas kursi.
Sebenarnya nasib sesungguhnya adalah ketika mereka kembali ke hotel nanti.
✥✥✥
Sebagai bentuk antisipasi, Ni-Ki begitu sampai hotel lekas kabur ke kamarnya dan menguncinya, menghambur ke dalam kamar mandi membersihkan sisa-sisa keringat hingga presensi Sunghoon yang berdiri di ambang pintu kamar mandi membuat feromonnya tercium gelisah.