48

5K 312 59
                                        

"Morning pretty," sapa Jay yang tengah sibuk memotong bahan-bahan memasak, senyum kecil tersungging di wajahnya begitu rasakan seseorang hinggapi punggungnya, feromon omega pagi itu tercium manis sekali.

"Sarapan apa?" kepala Ni-Ki menyembul dari balik bahu, mengintip kegiatan yang dilakukan Jay.

"Salad?"

"Baiklah, ada smoothies strawberry??" Ni-Ki menatap penuh harap, si April melirik sekilas sebelum terkekeh.

"Seingatku terlalu banyak strawberry tiga hari terakhir."

Ni-Ki cemberut, bibirnya mulai maju beberapa senti. Apa si Alpha April itu merasa Ni-Ki terlalu banyak menghabiskan stok strawberry mereka?

"Mangga?"

"Maunya stroberi.., Alpha, please...,"Ni-Ki mulai sedikit merengek— keuntungan jadi yang paling disayang, merengek sedikit dan bom! Langsung dituruti kemauannya.

"Alright alright," Jay mengangguk angguk, toh sebenarnya tak ada yang buruk juga dengan mengonsumsi buah-buahan, ia hanya ingin sedikit menggoda Omeganya.

"Morning cantik," bisik serak tepat di samping telinganya buat Ni-Ki sedikit bergidik, Jake masih dengan muka bantalnya menggaruk perutnya dari balik piyama, matanya setengah menyipit sesuaikan cahaya.

Ni-Ki semakin merapatkan tubuhnya pada Jay yang terkekeh lepas, rasakan kaosnya dicengkeram oleh jemari si Omega.

"Jake Hyung gak boleh cium-cium peluk-peluk! Belum mandi!" dipasangnya wajah galak, menatap sengit pada Jake yang meringis, menggumamkan sesuatu sebelum berjalan malas ke dalam kamar mandi.

"Cepet!" gedor si Alpha November pada pintu toilet dengan tak sabaran, sahutan jengkel Sunghoon terdengar dari dalam.

"GUE BARU MASUK!"

"Morning Omega," secerah mentari, begitulah Sunoo datang dengan wajah berseri, mencuri kecup singkat pada bibir si Omega sebelum berbalik mengotak atik mesin pembuat kopi diikuti oleh Heeseung yang tentunya telah lebih dulu bubuhkan ciuman selamat pagi pada pelipisnya selagi Jugwon menariknya untuk dipeluk erat-erat.

"Lama banget, bertapa ya lo?" cibir Jake tak senang begitu akhirnya Sunghoon baru keluar kamar mandi dengan setelan celana training dan kaos putih longgar, menggosok rambut basahnya dengan handuk, matanya balas tatap sinis si Alpha November.

"Orang baru masuk," balasnya ketus pada Jake, pintu kamar mandi mengayun tertutup nyaris membentur hidung mancungnya, si Alpha Desember itu segera mengubah raut wajahnya begitu melihat Ni-Ki sudah duduk anteng di kursi meja makan, memperhatikan Jungwon yang memutuskan untuk membantu Jay membuatkan Omega mereka segelas Smoothies strawberry.

"Pagi," Sunghoon menurut saat Ni-Ki menariknya untuk berjongkok di depannya, mengambil alih handuk yang tersampir di pundak untuk membantu si Alpha mengeringkan rambut basahnya.

Pagi itu ketujuhnya sarapan seperti biasa, sebelum mulai berangkat bekerja, dengan schedule masing-masing, beberapa telah mendapat undangan dari sebuah talkshow, dan yang lain telah diminta untuk jadi model sebuah produk, mungkin sisanya akan pergi melakukan latihan seperti biasanya.

✥✥✥


Musuh Jake kembali.

Atau begitu pikir kelima Alpha yang sebenarnya diam-diam juga merasa cemburu sebab perhatian si Omega diambil alih oleh si makhluk kecil.

Mungkin gagasan memiliki bayi bukan ide bagus jika seorang Omega di kelilingi enam Alpha posesif pencemburu, sekilas meski tak menunjukkan, Ni-Ki sadar akan feromon-feromon masam yang mulai menguar memenuhi tempat tinggal mereka.

Si bayi kecil kembali dari liburannya, lekas menyita sebagian besar waktu si Omega, sibuk memberi makan si kecil. Si Alpha November telah merengut uring-uringan, kegiatan menyusu nya kembali tersita— dan tak ada yang tahu juga jika akhirnya Heeseung menjadi seperti Jake— maksudku si Alpha Oktober itu juga mulai gemar minum susu—

Tak ada yang sadar— atau mungkin tak terlalu peduli —jika si Alpha Oktober juga jadi lebih sering menyelinap tengah malam ke kamar si Omega, tak sekali dua kali cekcok kecil perihal giliran siapa begitu berpapasan dengan si Alpha November yang jelas punya tujuan yang sama.

Dan akhirnya seperti yang diketahui, keduanya tidak mau mengalah, berakhir Ni-Ki lagi-lagi harus rela putingnya terasa nyeri tiap pagi.

Tapi toh itu berakhir begitu si bayi kecil kembali, Ni-Ki jadi punya banyak alasan menolak kedua penggila Ramyeon itu— kecuali sekarang Sunghoon yang jadi suka tiba-tiba muncul di kamarnya, dengan banyak dalih meluncur dari bibirnya— padahal ia hanya iri karena si bayi bisa mendapat pat-pat kecil di kepalanya sebelum tidur—

Ni-Ki tidak bisa menahan tawa gelinya begitu suatu malam Sunghoon menggerutu pada si kecil yang menyusu dengan tenang menikmati usapan pada kepalanya, si Alpha Desember tidak mengatakan apapun tapi kepala yang diduselkan pada lehernya jelas membuat si Omega paham betul jika Sunghoon juga ingin mendapat usapan lembut pada kepalanya.

Sunoo sesekali datang— hampir tiap malam —hanya mengintip sedikit dengan harap ia akan menemukan si Omega kembali lelap di kamarnya seperti yang Ni-Ki dulu sering lakukan, rupanya sedikit mengharapkan kebiasaan itu kembali terulang.

Yang paling normal sejauh ini hanya si Alpha April dan si Alpha Februari, Jay tiap pagi telah siap dengan seporsi sarapan empat sehat lima sempurna khusus untuk Omega menyusui— yah Jay menghabiskan seminggu penuh mempelajari segala jenis buku resep masakan.

Jungwon sendiri tanpa diduga menjadi yang paling akrab dengan si kecil, kepribadiannya entah mengapa sedikit terasa cocok, si Alpha Februari mengerti kapan saja waktu-waktu si Omega butuh bantuan untuk mengawasi si kecil, pagi jam delapan ia selalu sudah siap menemani si bayi di atas kasur sementara Omega pergi mandi— ya, sama seperti Jay, Jungwon menghabiskan seminggu penuh membaca buku "cara menjadi Ayah Alpha yang baik."

Ni-Ki selalu tertawa kecil memikirkan sikap berbeda-beda Alphanya. Setidaknya ini sedikit latihan sebelum mereka memutuskan punya bayi sendiri— eh?




Tbc

Hunki cimu-cimu imut

Hunki cimu-cimu imut

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
➮𝑶𝒖𝒓𝒔 : ɴɪᴋʀᴇᴜɴ√Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang