Ni-Ki tinggi- pasti alpha.
Lantas feromon manis memabukkan ini milik siapa? Jika bahkan ketujuh anggota adalah Alpha.
⚠️🔞cerita ini boy's love, bxb, homo, mpreg, Omegaverse, harem, mature, male lactation, tidak diperuntukkan untuk homophobic. Just...
Masih pukul sembilan pagi begitu rintikan air hujan mengguyur di luar sana. Selimut makin ditarik lagi ke atas, menenggelamkan tubuh Ni-ki sepenuhnya. Omega itu merasa terlalu malas untuk menapakkan kakinya di atas dinginnya lantai tempat tinggal mereka.
Sebuah ciuman kecil mendarat pada puncak kepalanya, dan feromon menenangkan milik Alpha Heeseung dengan segera memenuhi indera penciuman yang lebih muda. Sebagai reaksi, sepasang netra memandang sayu dari balik sela-sela rambut keperakan.
"Morning, Cantik."
Suara khas bangun tidur milik Alphanya buat Ni-ki sulit untuk kembali berpura-pura tidur, sebagai gantinya Omega itu malah makin merapatkan tubuhnya, masuk makin dalam ke rengkuhan yang lebih tua.
Sisa perayaan ulang tahun si Alpha Oktober masih berserak di ruang tengah, sisa kue masih teronggok di atas meja. Dan tentunya si Alpha April yang pagi itu membersihkannya, dibantu oleh si Alpha November yang tampak ogah-ogahan memunguti plastik pembungkus makanan.
"Udah bangun belum?"
Kepala Jungwon muncul dari celah pintu yang terbuka. Sesaat sebelum Alpha Februari itu ikut meloncat ke atas kasur, membenamkan wajahnya pada surai keperakan Omeganya yang tampak makin memanjang. Ide bagus jika Ni-ki berniat memanjangkan rambutnya.
"Libur gini enak males-malesan," celetuk Jungwon, telapak tangan besarnya mengelus lembut perut besar Omeganya yang terkekeh kecil mendengar penuturannya.
"Bantuin gue beres-beres, enak bener mau males-malesan," Jay tiba-tiba sudah berdiri di sisi ranjang, menyabetkan serbet yang sedari tadi dibawanya pada bisep Jungwon yang terpapar begitu saja.
"Buahnya udah aku kupas dan potong sayang, di meja makan. Jangan lupa makan sarapannya dulu," suara Jay yang semula keras kini turun satu oktaf, bibirnya mencuri ciuman singkat dari bibir Omeganya.
"Sama Omega aja lu baru kalem," Jungwon mencibir, memungut kembali kain lap Jay yang baru saja menyabet bisepnya.
Heeseung menggeleng kecil melihat perdebatan keduanya, lebih memilih membantu Ni-ki bangkit dari ranjang sebelum akhirnya keempatnya keluar, ikut bergabung dengan tiga yang lainnya.
Sunghoon tengah meneguk segelas air begitu tiba-tiba Omeganya duduk di atas pahanya, menumpukan seluruh berat tubuhnya. Surai keperakan milik yang lebih muda terasa menggelitik lehernya, jemarinya otomatis terangkat untuk menyisirnya setelah lebih dulu menurunkan kembali gelasnya, membenarkan tatanan rambut Omeganya yang berantakan sehabis bangun tidur.
"Pagi."
Kecupan kecil mendarat pada ujung hidung, menimbulkan kernyitan dari si korban, ditatapnya Jake— selaku tersangka dengan tatapan terganggu, sebelum akhirnya tatapan tersebut berpindah pada si pemilik tangan yang dengan lancangnya mengacak-acak rambutnya—Sunoo.
Gumaman malas si Omega terdengar tenggelam karena si empu tampak menduselkan wajahnya pada ceruk leher Sunghoon yang terlihat menggerling pada kedua Alpha lainnya.
"Kayanya capek banget, diajak ngapain semalem sama Kak Hee?"
"Gue ajak begadang, napa lu?" sahutan Heeseung terdengar, Alpha itu tampak berjalan menuju mesin pembuat kopi dengan handuk yang menutupi rambutnya yang basah.
"Orang lagi hamil diajak begadang, kalian ngegame ya semaleman?" Jay melirik sinis pada Heeseung yang mengendik acuh.
"Hmm, Kak Hee tuh cium-cium mulu," adu si Omega, bibirnya cemberut sedang tangannya menarik kerah piyamanya untuk memamerkan hasil karya si Alpha Oktober yang tampak berserakan di sekitar kulit leher dan dadanya.
"Sulit emang, Alpha kalau udah di deket Omeganya," cibiran Sunoo di acuhkan, Heeseung sama sekali tak terganggu.
"Halah lo kalau ada di posisi gue juga bakal ngelakuin hal yang sama."
Jake terkekeh, "udah kali, orang semuanya sama aja."
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Hai....
Aku agak kagok mau nulis apaan😭😭 kelamaan sibuk sama kerjaan kayanya mulai agak susah mau nyari waktu lowong buat nulis😞😞 jadi kali ini pendek sekali...