Hoseok | Sweet Monster | Pt.3

157 15 7
                                        

Di dalam kamarnya, Yn telah tertidur lelap bersama Lini di sampingnya. Sedetik kemudian, jendela kamarnya tiba-tiba saja tertiup angin dan terbuka lebar.

Terusik dengan dinginnya hembusan angin yang mulai menusuk ke tulangnya, Yn pun membuka matanya.

"Kenapa dingin sekali?" Tanyanya sembari mendudukkan dirinya hingga tanpa sengaja mendapati jendela kamarnya telah terbuka

"Pantas saja terasa dingin, jendelanya terbuka." Sambungnya kemudian beranjak dari tempat tidurnya guna menutup jendela kamarnya

Saat Yn hendak menutup pintu kamarnya, gadis itu seketika terdiam saat merasakan bayangan hitam yang tiba-tiba saja melintas di belakangnya.

Takut. Yn buru-buru menutup jendela kamarnya lalu kembali ke tempat tidurnya.

.

Esok paginya, saat Yn tengah berjalan-jalan di sekitar rumah neneknya bersama Lini, ia kembali teringat oleh kejadian semalam.

"Lini." Panggil Yn pada sang teman yang berjalan di sampingnya

"Ya. Kenapa?" Tanya Lini, menghentikan langkahnya kemudian berbalik menghadap Yn yang juga tengah menghentikan langkah kakinya

Yn lantas tersenyum tipis dan menggeleng setelahnya. "Tidak jadi."

"Oh. Ya sudah." Sahut Lini lalu kembali melanjutkan perjalanannya yang terhenti tadi, sedangkan Yn - gadis itu hanya diam sembari menatap punggung Lini yang semakin jauh di depan sana

.

Yn mendongak, melihat pepohonan tinggi di hadapannya - seorang diri.

"Kenapa aku kemari lagi?" Tanya Yn dalam hatinya, kala kakinya telah membawa dirinya ke perbatasan hutan gunung Jirisan

"Sebaiknya aku pulang saja." Ucapnya lalu membalikkan tubuhnya, hendak melangkah pergi dari sana

"Tapi aku masih penasaran dengan sosok yang kemarin." Cicitnya sembari berdiam diri, kemudian menoleh ke arah hutan gunung Jirisan yang membentang luas di belakangnya

Yn lantas memandang hutan tersebut dengan raut wajah penasaran hingga beberapa saat kemudian, ia sudah melangkah memasuki hutan itu tanpa persiapan terlebih dahulu.

Lama berjalan di dalam hutan, akhir Yn telah sampai di tempat pertama ia bertemu dengan pria misterius kemarin. Bedanya, ia berdiri di tepi jurang tempatnya jatuh kemarin.

"Sebenarnya, apa yang sudah aku lakukan di sini?" Tanya Yn pada dirinya sendiri, setelah tersadar dengan kebodohannya yang memasuki hutan tersebut seorang diri lagi

"Sudahlah. Aku kembali saja sebelum ge - AAAAAAAA."

Bug.

"Akh." Ringis Yn seusai terjatuh ke jurang, setelah sebuah tangan misterius tiba-tiba saja muncul dan mendorongnya dari belakang

.

Hoseok yang tadinya tengah tertidur di dahan pohon yang besar, sontak membuka matanya setelah sayup-sayup mendengar suara teriakan Yn.

Seketika itu juga, Hoseok bangkit dari tidurnya dan berlari ke asal suara teriakan tadi. Tak lama sesudahnya, ia telah sampai di atas tebing - tempat Yn terjatuh tadi.

"Lagi-lagi manusia itu." Gumamnya setelah melihat bahwa gadis yang telah ia tolong kemarin, kembali terjatuh di tempat yang sama

Tak mau buang-buang waktu, Hoseok pun melompat ke bawah guna menyelamatkan gadis itu lagi.

Sesampainya di bawah, Hoseok lantas berjongkok di samping Yn yang tak sadarkan diri, kemudian memandang gadis itu dalam diam.

"Dia benar-benar mirip dengannya." Batinnya, mengangkat Yn ke dalam gendongannya, kemudian melompat pergi dari sana

7 FantasyCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang