[𝙨𝙚𝙗𝙚𝙡𝙪𝙢 𝙗𝙖𝙘𝙖, 𝙛𝙤𝙡𝙡𝙤𝙬 𝙙𝙪𝙡𝙪 𝙮𝙖! ]🤗🥰
~Hal terbesar dalam mencintai, mengikhlaskan, bukan? tidak mengapa mungkin masanya sudah habis. masa tidak berlaku untuk selamanya. Mungkin itu yang kita alami sekarang. biarkan masalalu me...
AUTHOR UP NYA LAMA BANGET! SAMPAI LUPA SAMA ALUR NYA. INI MAU UP LAGI ATU ENGGA SIH? NI CERITA BAKAL LANJUT ATAU CUMA STAK DI SINI AJA SIH?
PASTI BANYAK KAN DARI KALIAN YANG MIKIR BEGITU?
YAP... MAAF KAN AUTHOR YANG SUPER-DUPER SIBUK INI. KARENA PERGANTIAN STATUS KEMARIN BANYAK MEMAKAN WAKTU.
PERGANTIAN STATUS APA ITU AUTHOR? PERGANTIAN JADI ISTRI BARU HEHEH....🤭
UDAH!! KEBANYAKAN BACOT DI DEPAN LO, THOR. MENDING KITA LANJUT KE CERITANYA.
CEKIDOT.....
ET, ET... SEBELUM ITU, JANGAN LUPA VOTE AND KOMEN, YAW...
SEBENARNYA INI CERITA MASIH ADA PENIKMAT NYA, GAK, SIH?🤔
****
Happy reading 🌺
Ketika Manusia punya rencana, dan Tuhan mengiyakan nya. percayalah, itu bukan sebuah kebetulan, melainkan takdir yang sudah disiapkan.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Satu-persatu motor sport berdatangan baik dari anggota omorfos maupun Erazhor. semua mata terpaku menatap siapa yang datang di halaman warteg sana, terlebih anggota Erazhor yang nampak keheranan.
Derrick dan Abel. gadis itu melepas helm nya, lalu turun dari motor, berjalan ke arah warteg. Magan menyenggol lengan Bastian. “Gue gak lagi halusinasi kan, Bas? itu beneran Abel yang di bawa sama kutub?
“Gue harap penglihatan gue juga gak salah, Gan,” Balas Bastian keheranan pada situasi ini, seorang Derrick? bawa cewek? terlebih lagi cewek nya--Abel?
“HEH, biasanya aja dong tu muka,” Tegur Abel, setelah berada di perkumpulan mereka. “kek ngeliat setan aja lo pada.“
“Ini lebih horor dari pada ngeliat setan, Bel,” Kata Raiden menyahut.
“Ko bisa Rick, lo sama Abel?” Sambut Bastian bertanya pada kutub itu.
“Emang ada yang ngelarang,” Jawab nya dingin.
“Ya--ya engak sih. cuma, kek, tumben aja gitu?”
“Tanya sama Kanisa?” Katanya, menunjuk gadis itu dengan ekor matanya.
Yang di tunjuk malah nyengir. “Yaelah Rick, baru juga gue--”
“Udah, Sa! gue gak punya energi lagi untuk denger omelan, lo!” Potong cowok itu, karena tadi malam sudah kenyang dengan omelan serta paksaan Kanisa. menyuruh nya mengajak Abel. kebetulan Abel memang ada di jakarta karena sedang menikmati liburan sekolah juga di sini. dan Kanisa berinisiatif. mengajak nya, melalui Derrick tentunya.