68. MERELAKAN KITA YANG TAK PERNAH SELESAI

307 8 8
                                        

DARI SEKIAN HARI YANG BERLALU AKHIRNYA KITA SAMPAI JUGA PADA PART INI, BRE 🥹 TERIMAKASIH SUDAH BERSEDIA MEMBACA SAMPAI DI SINI 🫶🏻

UNTUK KEDEPANNYA SIAPKAN RUANG IKLAS YANG LEBIH LUAS, YA!

ANDAI TUHAN MEMBERI AKU BANYAK KESEMPATAN UNTUK TERUS BISA MENATAP KAMU, KAMU AKAN SELALU MENJADI OBJEK UTAMA YANG KU PANDANG SI SETIAP PAGINYA, WALAU SEKARANG HANYA LEWAT SEBUAH GAMBAR.

Part penuh, melo

Typo spam!!

Mungkin ini bagian dari kehidupan juga, ya? seperti bunga yang tumbuh sempurna lalu layu, menggambar bahwa keindahan tidak bertahan selamanya. tapi ini bukan tentang bunga...”

                             ****

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

                             ****

Sungai Selwiraya 15, begitu nama pada sungai ini. panjang nya 892 km. dengan arus yang deras.

Beberapa Tim sar terus menelusuri sungai dengan perahu nya. perahu yang di naiki Derrick berada paling belakangan.

“Dua tahun yang lalu juga ada pemuda yang tenggelam di sini, Mas, saya bertugas untuk mencari nya juga,” Kata salah satu dari Tim sar itu membuka suara. mereka berlima orang. dua dari Tim sar, selebihnya Derrick, Magan serta Davin.

“Tenggelam karena apa, Pak?” Tanya Magan menimpali.

“Jatuh sendiri pas lagi mancing katanya.”

“Orang itu selamat gak, Pak?” Sahut Derrick dengan tanya.

“Engak, Mas, soalnya pencarian nya aja tiga hari baru ketemu.”

Mendengar itu wajah Derrick semakin kentara terlihat khawatir. “Kalau masih ada umur, insyaallah selamat Mas,” Balas bapak itu, paham dengan raut khawatir Derrick.

“Semoga, Pak,” Balas Derrick.

“Di depan banyak bebatuan serta akar,” Kata Tim sar yang di ketahui namanya Pak Andre. “apa ada yang mau turun ke bawah?”

“Jangan, Dre, di sini arus nya deras, kita perhatikan lewat atas aja,” Tahan temen nya yang bernama Pak Adan.

“Biar saya aja yang ngecek ke bawah, Pak.” Derrick langsung terjun ke bawah, lalu di susul Magan.

“Hati-hati, Mas, arus nya deras,” Ucap Pak Adan memperingati.

Magan dan Derrick meraba-raba apa saja yang berada di bawah air. hampir dua puluh menit berlalu namun di sana mereka tidak menemukan apapun. akhirnya mereka melewati tempat itu dan kembali menyelusuri sungai.

Mereka melewati jembatan. entah kenapa atensi Derrick tertuju pada pilar jembatan itu, netra tajam nya menangkap sesuatu yang tersangkut pada akar-akar pohon di samping pilar jembatan.

Dan tampa aba-aba dan pemberitahuan siapapun Derrick terjun ke sungai itu, tentu nya itu membuat yang lain kaget.

“RICK, KEMANA?” Teriak Davin, cowok itu reflek ikut menceburkan diri. perahu karet itu berhenti karena ulah dua orang itu.

HEY ALGHAR Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang