39. SAYAP

22 1 0
                                        

Bantu follow akun sosmed aku dong, serta ramaikan unggahannya agar fyp dan orang lain bisa kepo dengan cerita ini. Serta jika kalian vote dan cerita ini naik, semua orang juga bakalan bisa tau bahwa cerita ini ada. Jadi mohon bantuannya yaa.

🎶 : Rahasia hati - Nidji

Perlahan mata Edvan terbuka, cahaya terang langsung tertangkap dalam iris hitam pekatnya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Perlahan mata Edvan terbuka, cahaya terang langsung tertangkap dalam iris hitam pekatnya. Tangan Edvan mengudara, meraih dahinya yang ia rasa ada sesuatu mengganjal di atas. Edvan mengambil itu, dan ia dapati satu kain putih yang dilipat seukuran dahinya, kain itu terlihat sedikit basah. Edvan jadi bertanya untuk apa kain itu.

Saat pandang matanya bertemu dengan sebaskom yang berisi air berada di atas meja di depannya, Edvan baru paham kenapa ada kain di dahinya.

"Kamu demam, jadi aku kompres semalam." Kedatangan Krayna yang berasal dari atas memberikan jawaban yang lebih jelas untuk pertanyaan Edvan.

"Udah enakan, belum?" Krayna menyentuh dahi Edvan. Beruntungnya sekarang tubuh Edvan tidak sepanas semalam.

Edvan manggut-manggut saja. "Udah baik sekarang." Semalam Edvan sedikit merasa pusing setelah melukiskan gantungan kanvas, tapi Edvan abai rasa pusing itu karna ia kira hanya pusing biasa. Dan ternyata Edvan demam sekarang, entah karna apa jelasnya. Entah gara-gara hujan-hujanan kemarin.

"Gak sekolah?" tanya Edvan melihat Krayna yang mengambil duduk di sofa sebelah.

"Enggak, deh. Aku jagain kamu aja disini."

"Emangnya gapapa kalo absen sekolah? Udah kabarin guru?" Tangan Edvan bergerak untuk mendorong rambutnya ke belakang agar tak menghalangi pandangan.

"Gak usah deh, sesekali bolehlah." Setelahnya Krayna terkekeh membuat Edvan menggelengkan kepalanya tak habis pikir.

Padahal hari ini Krayna memiliki mata pelajaran Bahasa Indonesia yang diajarkan oleh Bu Arina, sekaligus wali kelas Krayna. Guru itu terkenal akan kebaikannya, tapi guru itu bisa berubah menjadi harimau jika mendengar muridnya berbuat masalah. Ibaratnya, jika mau diperlakukan baik, maka harus baik, begitupula sebaliknya. Bu Arina bisa menjadi orang yang humble, mudah ketawa selama muridnya tidak terkena masalah dan mau mengikuti pelajaran dengan baik. Tapi jika sebaliknya, jika para murid mendapatkan masalah, baik masalah dengan Bu Arina ataupun dengan guru lain, Bu Arina tidak peduli dengan itu, Bu Arina tetap memarahi murid yang bersalah dan menjadikannya untuk dijadikan sebagai pelajaran untukmurid lain agar tidak mengulanginya lagi. Dan disaat itu tidak ada satupun murid yang berani bicara untuk membuat suasana yang tegang menjadi damai. Mendengar suara Bu Arina yang menggelegar ke seluruh ruangan saja sudah bisa membuat seluruh murid di kelas kicep, apalagi berniat untuk bercanda dengan Bu Arina yang sedang berada dalam mode galaknya.

Tapi hari ini Krayna bolos saja satu hari, Bu Arina pasti tidak memperkirakan itu disebabkan Krayna yang jarang membuat masalah. Jadi Krayna pasti aman saja, pikirnya.

SERAPHICTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang