Pict of Zain&Edgar.
Wuihh Edgar as Justin bieber.
Zain as Zayn Malik.
*
"Sayang, kamu gak berangkat sekolah?" Tanya Misca pada Zain yang masih menyelimuti dirinya dengan selimut tebal.
"Zain.."
Brukkk.. amel dengan susah payah mendorong pintu kamar Zain yang cukup besar, bagi anak sekecil dia.
"Kak Zain males kalik bun." Ujar Amel yang mulutnya masih mengunyah sereal sisa tadi, Amel memang lama kalau masalah mengunyah makanan, karna dia akan menelan makanan itu bila sudah sangat halus. Misca meraih Amel lalu menggendongnya.
"Hmm, Zain gak sekolah dulu deh bun." Ucap Zain dengan nada seraknya.
"Kenapa sayang kamu sakit?"
"Enggk."
Tapi tangan Misca tetap menjulur ke jidat Zain yang masih membelakangi ibunya itu.
"Astaga Zain badan kamu panas banget, coba buka selimutnya dulu nak."
Zain membuka selimutnya.
"Muka kakak merah- ungu- ungu bun."
"Zain kamu berantem lagi?"
"Stt.. bun jangan keras-keras, Zain gak berantem kok sumpah, udah ya bun Zain mau lanjut tidur."
"Aduh muka kamu nak, udah di obatin? yaudah hari ini bunda gak kerja ya, abis ayah sama yang lain pergi kamu ikut bunda ke dokter."
"Udh kok diobattin Keyla- Ah gausah bun.." keluh Zain
"Ok bunda kasih tau ayah."
"Ee iya-iya Zain mau." Jawabnya kesal.
"Yaudah kamu siap-siap gih."
"Hm."
"Da-dah kakak, kalok mau dandan kayak kak Key cantik, jangan mukanya di ungu-ungunin gitu."
"Eanjerr!!"
"Amel, kalok muji suka pinter deh." E kampret! Malah ngelawak, elah emak gue.
Dan akhirnya merekapun keluar dari kamar Zain.
*
"Bundaa.. kak Zain mana? Aku gak mau telat lagi."
"Kamu bareng ayah, sama Amel aja, ya yah."
"Iya, emang Zain kenapa bun." Tanya ayah.
"Zain deman tinggi yah, bunda break kerja dulu, mau nganter Zain ke rumah sakit."
"Kak Zain sakit?"
"Iya kak terus mukanya-" dengan cepat Misca menutup mulut Amel dek amel diem aja! Bisiknya, dan membuat anak kecil ini mengangguk.
"Yaudah ayah juga break kerja dulu."
"Gak usah yah, hari ini kan ada meeting, tenang aja ada bunda kok."
"Okey, kalok begitu ayo berangkat anak-anakku yang cantik-cantik."
"Yeayy aku disamain sama kak Key."
"Ah kamu mah lebih cantik dari kakak sayang." Ucap Keyla sambil menggandeng adiknya.
*
Masih di kamar Zain dia memandangi wajahnya yang tadi malam di pukulli bebas oleh Edgar, tanpa ada perlawanan dari Zain.
"Gue cocok dapet pukulan itu, karna emang gue salah." Lirih Zain.
"Zain, udah siap nak?" Ujar Misca tiba-tiba.
KAMU SEDANG MEMBACA
I Love My Stepbrother ✔
Jugendliteratur[ Cerita sudah Selesai!! Tolong jadi pembaca yang baik. Selalu Vote ya^^ Lebih baik follow dulu sebelum add cerita ini ke library. Karna ada part yang di private.] [Masih dalam tahab edit (acak). Maaf kalau beberapa bagian masih banyak yang typo kar...
