20

23.6K 942 10
                                        

Check mulmed, pict of Gigi Hadid as Keyla. Btw gue ganti warna mata gigi di cerita ini warna hazel biar kek Zayn:v

*

Bel istirahat berbunyi, semua murid berhamburan keluar kelas dengan wajah ceria,beda saat mereka berada di dalam kelas. Jasmine dan Keyla beranjak dari bangku mereka.

"Key.."

"Pa'an?"

Mata Jasmine melirik ke Wildan yang sedang duduk dan dikelilingi gadis-gadis dari penjuru kelas yang secara tiba-tiba mengerubungi Wildan.

"Biarrin ah, nanti adanya gue yang kena kroyok."

"Key, please-"

"Arrggh, bentar nyet!"

Keyla, memutar balikkan badannya matanya sudah main bertemu dengan Wildan, ternyata sedari tadi pria itu memperhatikan Keyla.

"Permisii, Wildannya gue pinjem dulu ya, dia di panggil guru, ayok Will."

Senyum kepuasan lahir dari pria tampan itu, dengan cepat dia permisi ke gadis-gadis tadi dan menyusul Keyla.

"Tu orangnya dateng, gue mau ke kantin sendiri aja, rempong kalok sama lu-"

"Jangan pls gue bisa mati kutu, ajak dia ngobrol"

"Gak! Lu belajar PDKT sendiri nyet!"

"Ah yadah tapi lo tetep bareng gue!"

"Hmm."

"Gue dipanggil guru?" Keyla menyikut tangan Jasmine.

"A- ah ng..ngakk duhh, gimana ya?" Jawab Jasmine grogi.

"Gak kita cuma mau nyelametin lo aja dari kumpulan gadis alay itu, lo mau ke kantin?"

"Thanks, boleh." Dan mereka jalan bersama.

"Ngomong gitu doang payah!" Bisik Keyla.

"Taik lu!"

*
Sesampainya di kantin, seperti biasa suasananya sangat ramai dan penuh, jika sudah penuh begini biasanya Keyla ditawari duduk bersama Edgar dan kawanannya.

"Penuh Jas, kita ke tempat kak Edgar aja."

"Ada kak Amar Key, gue gak enak-"

"Udah lah gue udah laper nih." Jasmine mengrutu kesal, dia mengatakan pada Keyla bahwa dia sedang sedikit jaga jarak dengan Amar, dan sebagai pemalingnya ya Wildan.

Tempat Edgar tempat makan yang paling luas cukup untuk 8 orang, dan gak ada yang berani nempatin tempat itu, kecuali gerombolan Keyla.

"Hai Key, sini duduk." Kata Edgar

"Hai kak"

Amar melirik ke arah Jasmine yang duduk bersebelahan dengan Wildan, sedangkan Keyla duduk antara Zain dan Edgar lalu depannya baru Wildan.

Setelah memesan dan pesanan makanan mereka datang, merekapun melahapnya Jasmine berusaha untuk menjadi dekat dengan Wildan, sedangkan Keyla masih melanjutkan makannya. Melirik ke Zain yang hanya memesan Orange jus.

"Kak, mau?" Menawari Zain sepiring waffle bertoping coklat,Zain tak merespon tapi, Keyla tetap memotong sebagian dan memasukan ke dalam mulut Zain, dan lebih terkejutnya Zain menerima suapan Keyla, sambil melirik sinis ke arah Wildan yang sedari tadi memperhatikan Keyla.

"Mau lagi?" Tanyanya. Zain menggeleng.

"Key gue juga dong." Pinta Edgar, Keyla tersenyum dan kembali memotong wafflenya dan memasukan di mulut Edgar.

"Ekhmm.." dehem Kevin dan Amar.

"Kakak mau?" Tanya Keyla.

"Enggak Key makasih, udah di pelototin sama Edg- aww.."

"Hah?"

"Ng..ngak papa" ujar Kevin.

*
Bel masuk, saatnya semua murid masuk kelas dan raut wajahnya kembali murung.

"Key, anjer tadi gue ngobrol panjang sama Wildan, gilaa merinding apalagi sedeket tadi." Ujar Jasmine dengan pipi yang memerah.

"Selamat deh, semoga cepet jadi biar gak canggung lagi sama hubungan yang gak nyambung sama kak Amar."

"Udahlah lupain yang itu, sekarang waktunya mikirrin yang di depan mata."

"Gaya lu nyet!"

*
Setelah kembali belajar selama kurang lebih 4 jam akhirnya bel pulang sudah terdengar dan wajah para murid kembali ceria.

"Pulang bareng siapa Key?" Tanya Jasmine.

"Kak Zain."

"Oh kalok gitu gue balik duluan ya?"

"Sip. Takecare nyet!"

"Yoi!"

Melihat Zain yang sudah menunggu di gerbang utama sekolah.

"Keyla-"

Keyla menoleh, saat dia merasa terpanggil.

"Hey? Iya kenapa Will?"

"Pulang bareng gue yok?"

"Umm sorry, gue pulang bareng kak Zain."

"Pacar lo?" Keyla malah tertawa.

"Haha, bukan kok dia kakak gue, kenapa mikir dia pacar gue?"

"Ntah, gue liat tadi lo kayak pacaran sama kakak lo itu- siapa namanya?"

"Zain, dia kelas 3"

"Oh, kalok gitu gue pulang duluan ya, next time bisa dong pulang bareng?"

"Okey"

"Gue duluan, da-dah."

"Dah."

Kembali fokus ke Zain yang ternyata memperhatikan kejadian tadi, dan pria itu kembali memalingkan wajahnya ke arah lain.

"Sorr-"

"Lama!! Buruan"

Keyla mengrutu kesal, lagi-lagi sifatnya balik!

Memakai helm, dan naik ke motor ninja yang tinggi itu. Dan setelah itu melingkarkan tangannya di pinggang Zain lagi-lagi dia bikin gue cair! Brengsek!

Sesampainya dirumah.

"Key tunggu-"

"Ya?"

"Siapa cowok yang lo ajak ke kantin tadi? Gue baru liat?"

"Oh Willdan? Dia anak baru dan masuk kelas gue."

"Orang blasteran?"

"Yap, dan kebetulan blasteran Inggris kek gue."

"Oh, gue perhatiin dia naksir lo deh."

"Mana mungkin kita baru ketemu tadi pagi."

"Gue tau cara dia natap, dan merhatiin lo, dari tadi di kamtin dia liatin lo terus, dan gue rasa dia rada kesel waktu lo nyuapin gue waffle."

"Oyah? Gue gak merhatiin, lagian gue juga gak demen, dia itu udah di taksir Jasmine. Gue gak mau nikung aja."

"Serius?"

"Iya. Udah ah masuk."

_______

Hey everybody-
Vommentnya dumss.
Cody Simpson as William Jordan (Willdan)

I Love My Stepbrother ✔Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang