67

13.4K 594 37
                                        

Haii sebelum aku next lagi, mau minta pendapat nih..kan udah chapter 60-an dan sebentar lagi 70, terus 80,dst. Dan aku gak mungkin nulis sampek lebih dari 85 chapter di fanfict ini. menurut kalian dibuat Season ke 2 atau aku buru tamattin sampek 80-an chapter aja?? Butuh saran.. mungkin setelah cerita ini aku bakal bikin yang lebih byk konflik dan ngebaperrin:) So? Comment now!

__________

[Chapter ini di private!]

Pagi ini mereka menyantap makanan masakan Keyla. Baru kali ini Keyla masak untuk Zain, sedari tadi mata cowok itu tak pernah lepas dari sosok Keyla.

"Yeayy, akhirnya jadi juga, aku gak tau ya enak apa enggak, soalnya cuma beberapa masakan yang-" Zain benar benar menatap Keyla sambil senyum-senyum dan membuat gadis ini salah tingkah.

"Zain.." Keyla meletakan 2 piring berisi nasi goreng di atas meja makan.

"Kamu lebih banyak mandang aku dengan tatapan yang menurutku mesum, daripada bales ucapanku??" Tanya Keyla yang berhasil membuat Zain tertawa.

"Mesum??" Keyla mengangguk

"Oh gitu ya.." bukan merubah sifatnya Zain malah menjadi-jadi. dia memperhatikan Keyla dari atas sampai bawah lalu megedipkan sebelah matanya, dan menaik turunkan alisnya.

"Ihh, bukannya mesum malah jijik aku sekarang." Repon Keyla saat Zain menggodanya. sedangkan Zain hanya heran dengan gadis ini.

"Ohh jijik?" Zain beranjak dari tempat duduknya, tersenyum cabul kali ini, sekejab membuat Keyla menelan ludahnya, takut.

"Sayang, you know? pagi pagi gini kita enaknya ngapain?"

"Makan.." jawab Riana yang mulai merasa aneh pada Zain.

Zain mengggeleng. Zain memperdekat jarak antara keduanya.

"Maaf Zain.. mending kita makan." Zain tersenyum miring. Sial! bahkan senyumannya bikin gue berfikir kalok dia bakal nerkam gue!

Zain meraih pinggang Keyla, hingga mereka benar benar dekat kali ini!

"Za-" belum sempat menyelesaikan panggilannya, Zain sudah menempelkan bibirnya di bibir Keyla, sontak Keyla hanya bisa menutup matanya. Menciumnya dengan lembut, sedikit menggigit bibir Keyla hingga gadis ini sedikit mengerang.

"So-sorry Key..." menurunkan Keyla.

Tak menjawab Keyla berjalan menuju meja makan, duduk disana sambil memandang masakannya, Zainpun menyusul dan duduk di hadapan Keyla, gadis itu menunduk sambil mengaduk nasi gorengnya.

"Key.. maaf, aku udah keterlaluan. Tadinya aku gak berniat buat lakuin itu."

Keyla masih tak menjawab.

"Maaf Key.." ucap Zain sekali lagi.

"Lupain aja kak."

"Key kamu marah? Maaf."

Keyla menggeleng.

"Oya aku makan ya? Pasti enak banget deh." Sela Zain mengganti topik pembicaraan.

Zainpun memasukan suapan pertama ke dalam mulutnya, mengunyah, diam-diam Keyla memperhatikan itu.

"Emhh.. enak!" sedetik kemudian Zain memakannya dengan lahap, diam-diam senyum manispun muncul dari bibir gadis itu.

*

Mereka tak tau harus kemana hari ini, dan mereka memilih untuk menonton Tv bersama. Keliatannya mereka sedang menonton Tv tapi ternyata jiwanya tidak, Keyla masih memikirkan semuanya, mulai dari gadis yang memperhatikan Zain dan selalu ada di mana mereka berada, lalu ciuman Zain yang begitu membuatnya kaget.

I Love My Stepbrother ✔Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang