Rasa-rasanya, diriku sudah mengalami hal-hal buruk yang umum menimpa manusia yang masih hidup di bumi.
Kehilangan orang tua di usia muda? Sudah kualami.
Hidup sendiri dan bermusuhan dengan kakak kandung sendiri? Sedang kualami.
Aku tahu keadaan buru...
Ketukan di pintu mulai meningkat. terasa sepertinya mereka yang berada diluar pintu mulai tak sabar.
Russel sampai menggeram-geram memamerkan giginya.
Alma pun akhirnya berjongkok menariki tali kalung dilehernya, berusaha membuatnya diam tak menerjang.
"Buka saja pintunya," Kataku memberi anggukan ke Gery yang berdiri tepat didepan pintu.
"Aku rasa itu mereka."
Gery balas mengangguk dan berpaling kedepan pintu masuk pegawai itu. Ia membuka selot kunci pintu yang menimbulkan suara berderit yang cukup menggema. Dan pintu pun terbuka.
Kami terdorong kebelakang bahkan Sam sampai jatuh terjungkal setelah tiga tentara berbadan kekar masuk bersamaan secara terburu buru.
Satu tentara berambut cepak langsung bersumpah serapah meneriaki kami.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Kenapa tidak langsung membuka pintunya dasar kalian anak anak idiot!!" Teriaknya dengan agak terengah. "Kami pikir kalian mati atau kenapa!"
"Fiuh, makasih ya Tuhan! Makasiih!" Satu tentara lain yang mempunyai fitur mata sipit sekali serta kulit yang putih sedang tertawa lega sendiri. "Yeah! yuhuu sampai dengan selamat!"
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Mataku kemudian bergerak kepintu, memandangi satu tentara terakhir yang terlihat mencolok karena postur badannya yang tinggi ketika masuk.
Ia terlihat tenang mencondongkan sekali lagi kepalanya keluar, seperti mengecek keadaan lalu menutup, tak lupa menselot kembali kunci pintu.
Ketika itu sekilas si pria cepak kembali menyindir jubah kami yang menurutnya membuat kami terlihat semakin idiot.
Setelah mengunci, ia berpaling kebelakang, menatapku kemudian menyelempangkan senapan panjang dibahu kirinya.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.