"Dalam waktu deket ini, gue minta lo ikut gue ke Singapore yah. Gue mesti ketemu nyokap gue. Ini semua, berhubungan dengan nyawa gue Nda"
Franda menatap Rian bingung.
"Kenapa mendadak gitu? Gue gabisa. Gue mesti ke Balikpapan nyusul Raya sama Arya. Raya lagi sakit disana. Gue gatau dia sakit apa, tapi katanya dia sakit parah. Gue mesti nemenin dia Yan"
Rian tersenyum singkat.
"Ya gak papa kalo ga bisa"
"Lo sakit apa sih? Lo mau berobat? Lo mau apa disana? Jangan buat gue takut gini dong, Yan" ucap Franda dengan nada nya yang sedikit naik.
"Gue gapapa Franda, gue cuma mau minta lo nemenin gue. Tadinya gue pikir, lo bisa sekalian liburan atau ngapain disana. Tapi kalo lo gak mau, ya gak papa. Gue gak maksa. Semua keputusan ada di lo Franda, Gue ga pengen lo merasa terbebani karena gue"
"Gue bingung banget" Franda memegangi kepala nya sambil tertunduk bingung.
"Gausa dibawa pusing. Ntar gue nya sembuh, malah lo nya sakit gara gara mikirin gue" Rian mengelus rambut Franda.
"Okey, gue udah ambil keputusan!"
Rian mengerutkan keningnya "Cepet banget. Pikirin aja dulu mateng mateng"
"Iya ini udah mateng Rian Dimas!"
Rian mengangguk lalu menatap Franda serius.
"Jadi, keputusan lo?"
"Gue bakal ke Balikpapan dulu, Baru ke Singapore. Balikpapan deket kok ya sama Singapore? Naik mobil aja bisa gak?"
Rian mengangkat satu alisnya lalu terkekeh pelan.
"Ya gabisa lah. Maksa banget kayanya, sampe mau naik mobil"
"Singapore kan katanya deket. masa gak bisa naik mobil sih?"
"Lu mau sampe berapa abad? Naik pesawat aja, ntar gue yang beliin tiket--"
"Ehh gausa. Gue beli sendiri aja. Gue punya duit kok"
"Yak--"
"Yakin kok yakin"
"Bet--"
"Iya betulan gue!"
Rian menghembuskan nafasnya pelan "terserah deh. Yang jelas, lo gue tunggu"
"Iya iya"
#####
Franda mendorong pelan pintu ruang rawat Fernando, lalu menghembuskan nafas panjangnya.
"Yah, dia bobo" ucap Franda sambil memelas ke arah Rian.
Rian menggedekkan bahunya "Kan udah gue suruh telepon dulu, lo nya aja yang ngeyel"
Franda dan Rian masuk ke dalam kamar rawat, lalu duduk di sofa panjang sambil menonton TV.
Tokk.. tokk.. tokk..
Terdengar ketukan dari pintu kamar. Franda dan Rian langsung menoleh ke arah yang sama, lalu menemukan sosok Seera yang berdiri sambil terkekeh pelan disana.
"Eh, mama. Bikin kaget aja" ucap Franda sambil mengalihkan pandangannya kembali ke televisi.
Seera masuk ke dalam kamar, lalu meletakkan bungkus obat obatan di meja kemudian duduk di kursi samping Fernando.
KAMU SEDANG MEMBACA
My Bad Brother [COMPLETED]
TienerfictieFranda. Gadis cantik yang menjadi kakak sekaligus pacar pura pura dari adiknya, Fernando. Franda dan Fernando adalah saudara yang berbeda 1 tahun. Mereka sempat bahagia, juga sempat sedih di waktu yang berbeda. Tetapi kini, perjalanan hidup mereka b...
![My Bad Brother [COMPLETED]](https://img.wattpad.com/cover/109240736-64-k101349.jpg)