"Ngapain lo bawa dia kesini?!" Fernando langsung berdiri dari duduknya saat melihat Franda bersama Arya.
Franda menaruh teh botolan yang tadi ia beli di meja kecil samping kasur Rian.
"Lo abaikan aja dulu ego lo. Jangan marah marah. Ini urgent"
Franda mengambil air putih dari galon yang sudah tersedia di UKS, lalu ia minumkan kepada Arya.
"Gue harap air ini bisa netralin kondisi lo Ya" Franda duduk di samping Arya lalu mengelus rambutnya pelan.
Fernando memutar bola matanya, tidak suka melihat tingkah Franda yang terlalu baik ke Arya.
"Udah tau dia kaya gitu. Lo terlalu baik ke Arya. Dia udah bukan Arya yang dulu lagi. Dia bukan Arya sahabat kita lagi" Ucap Fernando sambil sibuk memainkan ponselnya.
"Arya itu sahabat kita Nando, kita sebagai sahabat harus membantu mengubah dia jadi orang baik lagi. Kita mesti bantu dia Nando. Gue gak pengen kehilangan Arya gue yang dulu"
"Sorry Franda. Gue gak b..bisa balik ja..di Arya lo yang dulu" Ucap Arya terputus putus.
"Lo pasti bisa. Gue sayang Lo, Raya sayang lo, dan Nando juga sa--"
"GUE GAK SAYANG SAMA SEORANG PENGHIANAT" Fernando menatap Arya tajam.
Franda mengabaikan omongan Fernanda lalu mengelus lembut rambut Arya.
"Lo masih sayang dia?" Tanya Fernando lembut.
"Gue selalu sayang sama lo, Arya, dan Raya"
Kini tangan kiri Arya memegang perutnya lalu tangan kanannya memegang bahu Franda.
"Lo kenapa Arya? Lo mau apa? Biar gue ambilin"
"Air. Gue mau minum Nda"
Franda langsung mengambilkan air dan meminumkannya ke Arya.
"Lo istirahat Ya, Lo tenang aja, gue bakal selalu ngejagain lo sampe lo kembali baik"
Arya tersenyum manis mendengar ucapan Franda.
"Senyuman itu, senyuman yang udah lama gak gue liat"
"Frandaa!! Gue juga auss. Mau minum" Rengek Rian sambil memonyong monyongkan bibirnya.
"Eh cowok lemah, lo udah sehat kan? Itu minuman ada PAS di samping lo? Gak bisa ambil?"
Rian memajukan bibir bawahnya.
"Ihh Pranda, kan Lian mawu diminumin cama Pranda juga" ucap nya manja.
"Anjir lo. Sok imut banget sih. Sini lo gue minumin. Mau? Jarang jarang lo gue bantuin orang minum" Fernando mengambil satu teh botol di meja kecil samping kasur Rian.
"GAK! Mending gue dibantuin minum sama ibu pemukul pantat daripada diminumin sama lo"
Franda tertawa kecil mendengar ucapan Rian.
"Hah? Ibu pemukul pantat? Siapa?" Fernando menatap Franda sambil menaikkan satu alisnya.
"Maksud dia tu. Bu... Ad--"
"FRANDA! RIAN! IBU NYURUH KALIAN HORMAT BENDERA! BUKAN MALAH ASIK ASIKAN NGADEM DI UKS!"
Plakk...
Bu Adri memukulkan penggarisnya ke pintu UKS.
Franda berdiri lalu menatap tajam kedua pasang mata Bu Adri.
"Bu! Ini tuh UKS. Orang orang lagi sakit. Ibu bisa gak sih pelanin suara ibu?!"
Plakkk....
"Aduhh" Franda berjalan kembali ke kursi sambil mengelus ngelus pantatnya yang baru saja dipukul Bu Adrianna.
KAMU SEDANG MEMBACA
My Bad Brother [COMPLETED]
Novela JuvenilFranda. Gadis cantik yang menjadi kakak sekaligus pacar pura pura dari adiknya, Fernando. Franda dan Fernando adalah saudara yang berbeda 1 tahun. Mereka sempat bahagia, juga sempat sedih di waktu yang berbeda. Tetapi kini, perjalanan hidup mereka b...
![My Bad Brother [COMPLETED]](https://img.wattpad.com/cover/109240736-64-k101349.jpg)