Chapter 13

3.8K 569 48
                                        

Ahseul tampak berusaha bangkit dari posisinya dan gips di lehernya cukup menghambat pergerakannya. Tangan kanannya pun bisa ia lihat sudah di gips.

"Hei! Kenapa sudah bangun?" Jihoon berlari dari arah pintu saat melihat Ahseul telah duduk di ranjang UGD itu.

"Leherku sakit saat berbaring," ucap Ahseul susah payah.

"Benarkah? Mau kupanggilkan dokter?"

"Tak apa," ujar Ahseul sedikit menggeleng pelan.

Jihoon tampak menghela napasnya kasar melihat kondisi Ahseul.

"Kau bodoh? Kenapa tetap berdiri di situ? Kau tidak melihat kameramen itu mundur?"

"Iya, aku tidak melihatnya." Ahseul menjawabnya dengan polos.

Jihoon semakin dibuat berdecak kesal melihat Ahseul yang bahkan tak perduli dengan tubuhnya.

"Jadi, apa guna matamu? Kau gunakan hanya untuk melihat lelaki tampan?"

"Sudahlah, sunbae-nim. Aku bersalah, maaf." Ahseul seolah lelah jika harus mendengar omelan Jihoon dengan kondisinya seperti ini.

Jihoon pun diam dan hanya menatap kondisi tubuh Ahseul yang terlihat sangat memprihatinkan.

"Ah, tapi kenapa kau memanggilku Noona tadi? Kita benar-benar pernah saling mengenal?"

"Oh?" Jihoon tampak terkejut menatap Ahseul yang ternyata mengingat hal itu.

"Ya 'kan? Kau mengenalku 'kan?" Ahseul tampak menyelidik tatapan Jihoon yang mulai goyah itu.

Jihoon pun menatapnya dan sedikit mengehela napasnya sebelum ia berucap.

"Noona, kau benar-benar tak mengingatku? Apa aku terlalu berubah?"

Kalimat Jihoon itu semakin membuat Ahseul semakin bingung dengan sedikit memicingkan matanya menatap Jihoon.

"Panti Asuhan Haneul."

"Oh?! Bagaimana kau tahuㅡ" Ahseul tampak tiba-tiba teringat akan sesuatu yang juga membuatnya terkejut sendiri.

"Jihoon-ie? Jihoon itu?" ujar Ahseul seolah mulai mendapat bayangan tentang Jihoon.

"Benar! Lee Jihoon itu!" Jihoon sedikit kesal.

"Tapi, nama depanmu Park."

"Kau tidak ingat aku di adopsi? Tentu saja, aku mengganti namaku menjadi nama orang tua angkatku."

Ahseul masih membuka mulutnya tak percaya. Sekali lagi, ia melihat Jihoon dari ujung kepala hingga lelaki yang ia anggap sebagai adiknya itu.

"Aku benar Jihoon. Si gendut Jihoon."

"Iya 'kan? Kau dulu sangat gendut dan sekarang ...," ujar Ahseul yang kembali tak percaya pemuda tampan ini adalah Jihoon yang dikenalnya.

"Mana bisa aku mengenalimu," sambung Ahseul.

"Cih! Aku langsung mengenali Noona."

"Maaf," ujar Ahseul tersenyum.

Jihoon masih dengan gayanya yang sok marah dengan Ahseul.

"Tapi, aku senang bertemu denganmu saat ini. Aku merindukanmu," ujar Ahseul tampak masih menatap Jihoon tak percaya.

Jihoon tiba-tiba pun ikut tersenyum dan menatap Ahseul.

***

Jimin beserta member BTS lainnya baru saja menyelesaikan penampilan mereka di acara penghargaan itu. Mereka sukses merebut 3 penghargaan sekaligus termasuk penghargaan tertinggi.

BEHIND THE SCENE (B.T.S)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang