Chapter 15

15.2K 574 46
                                        

          Happy reading 📖

Setelah dari butik tadi sekarang mereka sedang ada di salah satu tempat tongkrongan anak jaman sekarang apa lagi kalau bukan Starbuck. Mereka hanya membeli minuman saja karena Della tidak lapar katanya jadi ya Galvin bisa apa kalau tidak menurutin apa mau Della. Mereka memesan 2 minuman rasa leci yang berisi  ice cream stroberi, Della memelih yang lebih besar sedangkan Galvin ia memelih yang kecil saja karena ia tidak terlalu suka dengan makanan atau pun minuman manis.

 Mereka memesan 2 minuman rasa leci yang berisi  ice cream stroberi, Della memelih yang lebih besar sedangkan Galvin ia memelih yang kecil saja karena ia tidak terlalu suka dengan makanan atau pun minuman manis

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Habis ini mau kemana?." Tanya Galvin mengelus pucak kepala Della memebuat para pengunjung para wanita berteriak histeris melihat keromantisan Galvin dan Della.

"Mau ke dufan terus ke mall terus kemana lagi ya?." Tanya Della pada diri Nya sendiri dengan ekpresi bingungnya membuat Galvin gemas dengan Della.

"Yuk ke dufan dulu biar gak terlalu malam pulangnya." Ucap Galvin menarik Della agar berdiri lalu menggandeng tangan Della untuk keluar dari Starbuck dan berlalu kemobilnya menuju ke dufan.

                               🍃

Di dufan Della begitu antusias menaiki semua permainan yang berada di dufan tanpa mengenal lelah sekali pun. Dan Galvin sangat senang melihat senyum Della yang begitu indah.

"Lano Della capek." Ucap Della menggandeng lengan Galvin.

"Yaudah pulang aja kalau gitu." Ucap Galvin menatap Della yang tengah memeluk nya.

"Ih gak mau kan ke mallnya belum." Ucap Della mengerucutkan bibirnya.

"Kan katanya capek." Ucap Galvin menatap Della bingung.

"Ya kamu gendong aku." Ucap Della dengan puppy eyes nya, Galvin sangat gemas melihat kelakuan Della tapi ia mencoba untuk mengerjai Della.

"Gak mau ah kamu berat." Ucap Galvin dengan senyum jahilnya.

"Kamu mah." Ucap Della mengerucutkan bibirnya menatap Galvin kesal karena secara tidak langsung Galvin mengatakan dirinya gendut.

"Iya deh aku gendong." Ucap Galvin membalikan badannya agar Della bisa naik ke punggungnya.

Happ

Della naik kepunggung Galvin dan melingkarkan tangannya di leher Galvin.

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
She Is MineTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang