[12/2/2019 - 24 IN KPOP]
[26/2/2019 - 3 IN TAENNIE]
[3/1/2019 - 5 IN ARMY]
[15/12/2018 - 1 IN BLINK]
[4/1/2018 - 28 IN FANFICTION]
[6/12/2017 - 50 IN FANFICTION]
Dijodohin sama guru ngeselin kayak dia? Bunuh diri gue! -Jennie
Saya nggak mau mengecew...
Tanpa ngomong lagi, gue langsung cari lagu itu dan nyalakan. Asal kalian tau, lagu ini jadi lagu favorit gue semenjak kejadian dia yang balikan sama mantannya.
Feeling used, but i'm
Still missing you, and I can't
See the end of this, Just wanna feel your kiss against my lips
And now all this time
Is passing by, but i still can't seemto tell why
It hurts me everytime I see you
Realize how much I need you
I hate you I love you
I hate that I love you
Don't want to but I can't put nobody else above you
I hate you I love you
I hate that I want you
You want her you need her and i'll never be her
I miss you when I can sl--
"Jennie." panggilnya ngebuat gue yang lagi asik nyanyi dalam hati harus berhenti karna dipanggil.
"Hm." jawab gue.
"Maaf sudah bikin tangan kamu sampai merah gitu."
Gue ngeliat tangan gue yang memang sedikit merah. "Oh ini, iya." jawab gue santai.
"Maaf sudah buat kamu nangis." tambahnya lagi.
"Tadi gue nangis karena tangan gue." balas gue biasa aja.
"Maaf sudah balikan sama mantan aku. Maaf karna sudah ninggalin kamu."
"Nggak papa, tapi maaf. Gue masih SMA jadi kita nggak bisa pisah dan lo nggak bisa sama dia. Bentar lagi gue lulus jadi kita bisa cer--"
"Aku nyesal. Aku nyesal sudah ninggalin kamu demi dia. Aku, aku mau kembali ke kamu.'' ucapnya lagi yang membuat gue langsung natap dia. "Kasih aku kesempatan kedua." tambahnya lagi.
Gue langsung ketawa sinis. Gue diam sebentar sebelum jawab. "Lo pikir gue mainan? Seenaknya aja dibuang dan dengan lebih gampangnya lagi diambil. Pikirin perasaan gue. Gimana sakitnya jadi gue."