Setelah kepergian putrinya, Jane berubah menjadi pendiam dan lebih banyak mengurung dirinya di kamar, ia tak pernah berbicara apapun pada suaminya,kecuali menanyakan tentang keberadaan putrinya, "Dimana putriku, kembalikan dia padaku ucapnya sinis, ia sudah sangat geram dengan sikap suaminya yang seolah tidak mempedulikan putrinya,"Aku belum bisa menemukannya, tapi aku berjanji akan membawa dia kembali, dia juga putriku aku tak mungkin mengabaikannya, "Oh, jadi sekarang kau menyadari kesalahanmu, ucap Jane sinis," Aku tidak bersalah,dia pergi atas kemauannya sendiri ucap Setiawan tak mau kalah," Ternyata Jessica benar kau tak pernah menyanyangi kami dengan tulus, yang ada di hati dan pikiranmu hanya bisnis,aku menyesal telah mendukungmu dan mengorbankan kebahagiaan putriku ucap Jane dengan air mata yang tak mampu dibendung dan berlalu pergi meninggalkan suaminya, "Kembalilah nak,mama merindukanmu, mama akan menuruti semua keinginanmu bahkan mama juga siap untuk meninggalkan papamu jika kau menginginkannya, tangisnya semakin menjadi saat ia mengingat putrinya sempat mengatakan bahwa David pernah ingin merenggut kehormatanya tapi ia justru tidak mempercayai,ia lebih memilih diam dan menuruti perkataan suaminya.
Sementara di Ausie
Jessica merasa pusing,ia segera mengchat Kevin untuk memberitahu keadaannya," My prince, datanglah ke kamarku sekarang, aku merindukanmu, setelah mengirimkan chat itu ia kembali memejamkan matanya untuk sedikit menghilangkan rasa pusingnya, Kevin yang baru saja selesai mandi,segera berlari ke kamar princessnya sambil tersenyum,"Morning princess ucapku saat tiba di kamarnya, aku sedikit terkejut dengan keadaannya saat ini, bagaimana dia bisa mengirim pesan padaku, jika saat ini ia sedang tertidur, gumamku dalam hati sembil berjalan ke ranjang untuk memastikan keadaannya,"My princess ucapku lembut, namun ia hanya diam lalu memelukku erat, "Biarkan seperti ini,aku merindukanmu ucapnya dengan mata terpejam,dengan senang hati princess, aku sangat suka sifat manjamu,"Tapi bisakah kau memberikanku ciuman selamat pagi seperti ini ucapnya lalu mencium bibirku singkat, aku langsung membuka mataku dan menatap tajam kearahnya, "Jangan menatapku seperti itu princess itu menakutkan ucapnya dengan ekspresi yang dibuat -buat, Kau sudah mencuri ciuman pertamaku ucap Jessica sambil memukul dadaku pelan," I love you ucapku sambil menariknya ke dalam pelukanku, "Terima kasih sudah menjadikanku yang pertama untukmu my princess ucapku sambil tersenyum," My prince, sebenarnya aku sedang tidak sehat, tapi aku sangat ingin mendengar berita bahagia yang kau bicarakan kemarin,"Katakan apa mana yang sakit,kita ke rumah sakit sekarang ya ucapnya panik, aku tersenyum melihat wajah paniknya, "Tenanglah my prince aku baik-baik saja, aku hanya sedikit pusing,ku ingin tidur dipelukanmu saja ucapku manja, "Princess bolehkah aku mengetahui perjalanan cintamu sebelumnya," Tentu,aku pernah mencintai seseorang dgn sepenuh hati meskipun orangtuaku tak pernah mengetahuinya, "Dia berusia 8 tahun lebih tua dariku, kami bersahabat sejak kecil,hingga di usiaku yang ke 15,kami berpacaran, dia sangat menyayangiku dan aku sangat nyaman bersamanya, terlebih saat itu kedua orang tuaku sedang ada masalah jadi aku menganggapnya sebagai orang yang paling berarti dalam hidupku,Dua tahun berlalu,aku di kejutkan dengan kenyataan bahwa ternyata dia sudah menikah bahkan istrinya sedang mengandung,awalnya aku tak percaya,namun ia sendiri yang membuatku harus percaya dengan kenyataan itu dengan mengatakan "Maaf,Aku tak pernah mencintaimu, selama ini aku hanya menganggapmu sebagai adikku,aku sudah berusaha melakukannya tapi aku gagal,"Pergilah cari kebahagiaanmu, aku tak ingin membuatmu semakin terluka jika kau tetap bersamaku ucapnya sambil berlalu pergi,"Baiklah terima kasih karena kau mau menceritakannya padaku,aku akan berusaha membuatmu selalu bahagia ucapku setelah ia selesai bercerita,"Aku percaya padamu,justru aku yang seharusnya berterimakasih padamu,karena,Kau bersedia mencintaiku walaupun aku bukan dia ucapnya lirih,"Jangan katakan hal apapun yang membuatmu sedih, karena aku mencintaimu,"Setiap orang pasti punya masa lalu,tapi mereka juga punya masa depan,"Aku harap kaulah masa depanku princess, ingatlah hal ini jika kau mulai meragukanku.
Beberapa bulan kemudian
Hubungan Jane dan Setiawan semakin memburuk, bahkan Setiawan sudah jarang pulang melihat kondisi tersebut,Radit sengaja meminta seseorang untuk menjadi pembantu di rumah Jessica," Tolong, kamu tinggal di rumah itu, "Pemilik rumahnya sedang sakit,jaga dan rawat dia dengan baik, "Jika terjadi sesuatu segera hubungi aku, aku akan tetap ada di sekitarmu, "Jangan berbuat macam-macam,"Aku percaya padamu masuklah, perempuan itu segera berjalan memasuki pekarangan rumah Jessica dan segera mengetuk pintu," Pagi bu, ucapnya saat Jane membuka pintu,"Tolong saya bu, saya tidak punya tempat tinggal, anak saya sengaja meninggalkan saya demi ikut bersama suaminya,saya bersedia melakukan apapun asal saya bisa makan,jujur saya tak punya saudara disini, ucapnya sambil menangis di hadapan Jane, "Baiklah bu, anda boleh bekerja disini, "Kebetulan saya tinggal sendirian,anak saya juga pergi demi mengejar cita-citanya tapi entah bagaimana keadaan sekarang dia sama sekali tak pernah menghubungi saya, ucap Jane sedih, "Sudahlah bu, saya yakin putri ibu akan baik-baik saja,"Maaf bu apa anda sedang sakit,wajah anda terlihat pucat sekali,"Tidak,aku baik-baik saja, aku hanya merindukan putriku, siapa nama ibu kita belum berkenalan ucap Jane ramah, nama saya Siti bu,"Baiklah bu selamat bekerja saya harap anda betah, "Terimakasih bu, oh ya bu, ibu ingin makan apa, saya akan membuatkannya sebagai bentuk terima kasih ucap bi Siti ramah, "Baiklah hari ini saya ingin makan Soto ayam,semua bahan sudah tersedia di kulkas hanya saja saya sedikit sibuk jadi belum sempat membuatnya ucap Jane menjelaskan,"Baik bu akan saya buatkan,semoga anda suka dengan masakan saya ucap Siti sebelum berjalan ke dapur yang letaknya tak jauh dari ruang tamu, "Bu saya tinggal ke kamar sebentar, ucapnya sebelum pergi dari ruang tamu, sementara Siti hanya mengangguk mendengar perkataan majikannya.
Di dalam kamar, ia kembali menangis saat mengingat putrinya,"Dimana kamu nak, mama merindukanmu, "Tuhan ijinkan aku bertemu dengan putriku,ijinkan aku membahagiakannya di sisa hidupku ucapnya lirih sambil memeluk foto putri kesayangannya, Ia tahu umurnya tidak akan lama lagi, saat mengetahui mengidap penyakit leukimia sejak beberapa bulan lalu,ia menolak untuk melakukan kemoterapi,karena ia berfikir untuk apa dia hidup,jika putrinya tak ada disampingnya, rasa bersalahnya pada putrinya terlalu dalam sehingga ia tidak pernah berfikir bahwa putrinya akan kembali di pelukannya.
"Bos, semuanya sudah siap anda bisa berangkat besok ucap Rasya sambil menyerahkan tiga tiket dihadapan Kevin, "Baiklah terimakasih,urus perusahaanku dengan baik, karena aku tak tahu sampai kapan aku berada disana,"Baik bos, tapi saya harap anda tetap berhati-hati karena saya merasa David sedang merencanakan sesuatu yang lain setelah ia kembali gagal waktu itu, "Iya aku mengerti,terima kasih sudah mengingatkanku. "Silahkan lanjutkan pekerjaanmu, ucapku pada Rasya.
"Princess, aku akan membantumu merebut apa yang seharusnya menjadi milikmu,karena setelah itu aku berusaha melindungimu dengan merubah kata aku kamu menjadi kita, "Ku harap ini cara yang terbaik untuk semuanya, "Aku tahu bahwa kau sangat merindukan mamamu, walaupun kau selalu berkata Aku selalu bahagia saat aku bersama kalian.
