[Republished]
#3 in romanceschool [21-4-22 | 30-06-24]
Percaya deh, mantan bakalan balik ke tangan kita lagi. Walaupun banyak bencana yang menghampiri. Aku nggak akan takut!
Karena jika Tuhan mengkehendakinya Dia untuk aku. Mereka bisa apa?
Takdir...
HAH?! SIALAN!" menyumpah aku, ketika aku dapati foto diriku telah diposting Naomi beserta kalimat menggelikan di bawah postingannya.
@naomiiban.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
@naomiiban. Jodoh itu gak akan pernah lari, sekalipun kita menjauh, jika saatnya mendekat, maka akan dekat jua :)
"Dapet dari mana dia foto gue?" tanyaku pada diri sendiri.
Di depan laptop yang masih menyala, dengan latar belakang laptop penuh stiker tokoh anime Tokyo Ghoul.
Aku pun dengan jelas menampakkan raut geli usai membaca postingan Naomi disana, mencantumi nama akunya di gambar.
Seingat dan setahuku. Isi feed milikku hanya dipenuhi foto jalanan sama makanan. Kubuat seperti ini supaya terlihat rapih dan aestetik. Gak ada tuh foto muka sediri. Sekalipun ada di galeri cukup untuk pribadi.
Lalu ini dia dapet foto gue darimana?!
Aku lantas mengetik di kolam komentar postingan dia sebisa mungkin, secepat kilat. Langsung aku send.
@gibran.exselo Apus! Atau gua samperin lo sekarang!
Ya sekiranya seperti itulah komentarku, gak usah dilembutin, ngebatin yang ada.
Jujur, aku tidak suka kalau wajahku diposting orang lain, jangankan orang lain. Diri sendiri saja gak pernah mau ngeposting, dijadiin Photo Profil saja, suka malu sendiri pas dilihatnya.
Tau sedirikan, kalau aku post foto muka sendiri yang ada seluruh warga terutama anak-anak sekolah pasti kolam komentarku bakalan penuh jika tidak dibatasi.
Aku bicara begini karena aku tau, mereka yang menyimpan fotoku akan mereka memposting ulang lagi di akunnya, lalu dicantumin dah namaku.
Spam!
5 menit kemudian Naomi membalas komentarku, cukup panjang, banyak dan lagi-lagi dia pakai kata-kata copypastenya.
@naomiiban. Perjuangan adalah suatu upaya aku untuk mendapatkan cintamu. Azekk.
@naomiiban. Jadi..... Aku gak mau apus. Kalau mau samperin aja ke sini, kamu yang apus sendiri, aku tunggu di warteg depan pangkalan ojek. Ok :)
Aku menggeram, menjedotkan kepala ke meja belajar berkali-kali. Jengkel sama diri sendiri. Bisa-bisanya pake mengancam dia buat samperin. Jadi kegirangankan, ah.
Mau tak mau aku segera ke sana sebelum kemalaman, Mama pasti gak akan izinin aku keluar.
Aku putuskan ke sana menemui itu anak untuk meminta tagihannya agar aku sendiri yang akan menghapus poatingannya itu. Kalau gak disamperin bisa-bisa gak dia lakuin dan besok pasti bakalan geger lagi.