Cemburu

91 19 0
                                    

Sesuai dengan yg Ken katakan,bahwa mulai besok ia akan menjemput dan mengantar pulang Resya dengan mobilnya.

"Bunda,Syasa berangkat dulu ya,temen Syasa udah nungguin. Assalamualaikum." pamit Resya pada bundanya.

"Iya sayang,hati-hati ya,nanti pulang sama temen kamu lagi?" tanya Raisya.

"Iya bun,Syasa di anterin sama dia kok."jawab Resya lalu jalan menuju mobil Ken yang sedari tadi menunggu.

"Dah bunda."Resya melambaikan kedua tangannya ke arah Raisya.

Sedangkan Ken yang tak kenal hanya memberikan sebuah senyuman kepada Raisya.

"Tadi bunda lo?"tanya Ken memecah keheningan.

"Iya itu bunda gue." jawab Resya.

"Kok kaya kaka lo,masih muda banget kayaknya." Ken bingung.

"Memang,banyak orang yang mengira kalo bunda gue itu kaka gue,padahal dia bunda gue,katanya sih karena parasnya cantik,tapi gue biasa aja liat bunda gue." Resya menjelaskan.

"Ohh gitu." balas Ken.

"Nanti pulang sekolah mampir aja ke rumah gue,nanti gue kenalin ayah bunda sama abang gue." ajak Resya.

"Sip,"balas Ken.

Sesampainya..

"Gue turun duluan ya." pamit Resya,yang sembari membuka pintu mobil untuk turun.

"Iya,nanti pulang sekolah gue tunggu di parkiran biasa." jawab Ken.

"Sip."balas Resya.

Resya berjalan lalu

"Syasa?pagi sya."sapa Hasna.

"Iya pagi juga Na." balas Resya.

"Lo di anterin siapa tadi?"tanya Hasna.

"Sama temen kok, udahlah ga penting." balas Resya yang tak mau membahasnya.

"Kok gitu?apa jangan-jangan itu pacar lo ya. Sejak kapan lo punya cowo Sya?" Hasna menggodanya.

"Tau ah pusing." Resya kesal dan berjalan lebih cepat untuk meninggalkan Hasna.

Setelah Resya meninggalkan Hasna sendiri. Kedua bola mata Hasna menangkap sosok pria yang sudah ia kagumi semenjak mereka bertemu di perpustakaan. Ia memperlambat langkahnya agar pria itu bisa berada sejajar dengannya.

"Pagi, makasih ya tempo hari lalu lo udah bantuin gue," ucap Hasna.
"Nama gue Hasna Fransqiela, gue rasa lo cuma pernah liat gue aja sih, belom pernah kenalan." Hasna menjulurkan tangan kanannya hendak berjabatan tangan.

"Sama-sama, gak usah, lo udah tau gue pasti." balas pria itu.

"Iyaa, siapa yang gak tau lo di SMA ini? Gue tau kok, lain kali kita mak-"

"Gue duluan ya, ada urusan." pria itu memotong pembicaraannya dengan Hasna dan berjalan meninggalkan Hasna yang masih berdiri di posisi yang sama.

"Iya, gue belom selesai ngomong tadi sial." kesal Hasna, lalu berniat untuk pergi ke kelasnya.

Di kelas Ken..

"Lagi ngapain sih lo bro?"tanya Gabriel.

".."tak ada jawaban dari Ken.

"Woy bro, lu lagi ngapain?ngelamun aja." Vino menepuk bahu Ken.

"Hah gue? Sorry-sorry gue gak fokus." jawab Ken.

Forever With You Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang