Bab 16: Meet (again).

4.5K 615 18
                                        

Biasanya, Jungkook selalu mengejek Eunha yang sering berbuat konyol di depannya agar Jungkook tertawa. Tentu saja Jungkook akan menyentil dahinya atau menjitak pelan kepalanya, walaupun pada akhirnya ia akan tertawa juga.

Dan pada hari ini, Jungkook sudah membuktikan bahwa berbuat konyol bisa membuat orang lain yang kita sayang itu terhibur.

Contohnya saja saat Jungkook meminta Eunha membuatkanya brownies dengan malu-malu. Selama ini Jungkook tak pernah mengeluh dengan makanan yang dimasak Eunha karena masakan gadis itu memang semuanya enak.

Dan ketika ia dengan berani menaruh kedua tangannya di bahu Eunha, dan kemudian Eunha berlagak seperti masinis kereta api uap yang sangat menggemaskan. Kemudian setelah mengajak Somi ikut serta dengan kereta-keretaan itu, mereka turun bersama dan Jungkook mau-mau saja terlibat dalam kegiatan itu. Dan mendapatkan tawa Jiyeon yang selama ini ia rindukan.

Dan yang paling memalukan adalah, ketika ia dengan polosnya membuka mulut dan memakan brownies yang disuapi Jiyeon. Sukses membuat Eunha dan Somi tertawa terbahak dan kompak membulinya.

Setidaknya, Jungkook hari ini mendapatkan apa yang ia inginkan sejak lama. Bahkan sebelum ayah dan ibunya berpisah.

...

"Mama mau pulang sekarang?"

Tanya Somi sedih pada Jiyeon yang sedang merapikan rambutnya di cermin dekat kamar mandi lantai satu. Wanita paruh baya itu menoleh, kemudian mengangguk sambil tersenyum tipis.

"Kemarin Mama sudah bilang kan, kalau hanya bisa berkunjung sampai siang. Kau juga ada penilaian tari di agensi."

Karena dapur dan ruang makan itu menjadi satu ruangan luas, serta kamar mandi yang berada di sudut belakang dapur membuat Eunha yang sedang membersihkan meja makan mendengar pembicaraan itu.

Sesibuk itu, ya?

"Ah, tapi aku ingin mama tidur di sini. Tidurlah di kamar tengah, Eunha unnie bisa tidur bersamaku. Boleh, Ma?"

Jiyeon tersenyum tipis, ia mencium pipi Somi yang mengembung karena kesal.

"Jika ada waktu ya, Somi. Mama janji akan membawa bahan kue lebih banyak lagi dan kita bisa membuatnya lagi bersama Eunha."

Eunha tersenyum mendengar namanya dinotis.

"Benar, ya? Bawa bahan yang banyak, ya? Tadi itu resepnya dari Mama, ya? Eunha unnie membuatnya sangat persis seperti punya Mama."

"Siapa yang bilang? Mama hanya membantunya membuka bungkus dan mengajaknya mengobrol agar tidak kaku. Dia dari tadi gugup sekali."

Mendengar itu, Eunha jadi mengerutkan dahinya bingung. Benarkah ia sekaku itu?

"Oh! Apa Mama ikut aku dan Eunha unnie serta Jungkook saja pulangnya? Sore ini Eunha unnie ada kuliah, Jungkook bekerja, dan aku ada penilaian. Kita bareng saja ya, Ma? Oke! Mama harus menunggu setengah jam lagu baru kita akan berangkat! Aku mandi dulu!"

Seru Somi semangat sambil berlari keatas. Bersamaan dengan itu, Eunha sudah selesai dengan pekerjaannya. Dan saatnya ia mandi karena tubuhnya terasa lengket akan keringat.

Eunha melihat Jiyeon yang berkeliling melihat beberapa foto yang dipajang Jungkook. Tidak banyak, hanya foto keluarga besarnya dengan Somi, foto nya dengan Seokjin dan beberapa temannya yang lain. Jujur Eunha sedikit aneh dengan foto itu karena foto itu ada bertujuh, hanya Seokjin dan Jungkook yang terlihat sementara yang lain berpose memunggungi kamera.

"Eunha mau mandi?"

Eunha tersentak dari lamunannya. Ia menoleh pada Jiyeon yang bertanya. Gadis itu tersenyum gugup sambil mengangguk, kemudian membungkuk kecil sebelum berlari ke atas. Menunggu Somi selesai mandi sambil merapikan kasur.

milky way. ✔Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang