Bab 19: Annoying.

4.1K 517 22
                                        

Eunha memperhatikan Jungkook yang tengah menghabiskan mangkuk kedua mie hitam itu. Ia sedikit merasa bersalah karena asik makan ikan goreng di rumah Seokjin dan Sojung dan melupakan Jungkook di rumah.

"Sangat lapar, ya?"

Tanya Eunha pelan. Jungkook mengangguk tanpa ragu. Ia memang lapar. Apalagi setelah adu mulut dengan Taekwon membuatnya pusing karena perutnya belum diisi sejak siang.

"Paman tadi pulang jam berapa?"

"Paman siapa?"

"Itu lho, yang tadi siang ke sini."

"Oh bapak itu. Setengah jam yang lalu."

Eunha hanya mengangguk. Ia tak mengucapkan pertanyaan lagi karena itu percuma juga. Jungkook sedang tidak mood dan keterlambatannya pulang juga salah satu alasan dibalik mood jelek Jungkook.

"Besok pagi sampai malam aku tidak kuliah." ucap Jungkook memecah keheningan. Eunha sedikit terkejut.

"Kenapa?"

"Kantor. Untuk sarapan, buat roti panggang saja tidak apa-apa. Aku bisa beli makan dengan Wonwoo hyung. Malamnya aku akan menjemputmu, bagaimana?"

Tanya Jungkook kepada Eunha yang kali ini terdiam. Eunha mencerna kalimat barusan.

"Tak usah ... memasak?" ulang Eunha ragu.

Jungkook mengangguk. "Selama ini kau rajin masak tiga kali sehari untukku kan? Nah, kau besok cukup masak untuk sarapan saja. Kau boleh makan dan main dengan teman-temanmu."

Ucap Jungkook sambil menyungging senyum. Tangannya tanpa ragu mengacak rambut Eunha sampai benar-benar berantakan. Biasanya gadis itu akan marah, namun kali ini Eunha malah diam.

Jungkook mengelap mulutnya dengan tisu. Ia menegak air hingga tandas satu gelas. Kemudian menghela napas puas.

"Aku sudah selesai makan. Aku ke atas dulu ya? Bapak tua tadi membuat ku lembur."

Jungkook berdiri, kemudian berlalu ke lantai dua dengan ponsel di tangan.

Tanpa Jungkook sadari, Eunha kali ini hanya tersenyum tipis.

Tidak memasak? Dibebaskan bermain? Jika bukan pembantu, kenapa ia masih ada di sini?

Eunha tak bisa menahan air matanya turun.

Kenapa malam ini ia melihat sisi yang berbeda dari Jungkook?

Bukan. Sisi dingin Jungkook selalu ia lihat. Sisi hangatnya juga sudah ia rasakan. Namun kali ini, ia seperti merasa aneh dengan Jungkook. Ia seperti tak melihat Jungkook yang selama ini ia kenal.

Eunha menghela napas kecil. Tangannya sudah merapikan bekas makanan Jungkook. Bersial untuk membersihkan dapur lagi.

Mungkin bukan ia yang merasa Jungkook berbeda.

Mungkin ini adalah Jeon Jungkook yang sebenarnya.

Mungkin,

Ia memang tak seharusnya mengenal Jungkook lebih dalam lagi.

🍪

Eunha masuk ke kamar Jungkook dan melihat Jungkook sedang sibuk di hadapan laptop.

"Tumben tidur di sini tanpa diminta. Kau rindu padaku?"

Tanya Jungkook tanpa menoleh pada Eunha. Gadis itu memperhatikan Jungkook yang sedang tersenyum kecil sambil tetap menatap layar laptop.

"Aku ... cuma ingin ambil earphoneku. Ada di nakas."

Eunha dengan cepat mengambil earphone di laci nakas. Kemudian ia meraih gagang pintu dan hendak keluar lagi.

milky way. ✔Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang