Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.

Dua puluh delapan

6.3K 195 3
                                        

Meski banyak orang yang mencoba menghibur dirinya untuk menenangkan hatinya, tetap saja perasaan Fanya belum bisa berubah.

Benci, kecewa dan rasa masih sayang di hatinya kini menjadi satu. Seseorang yang ia anggap lebih baik dari Devan ternyata lebih menyakiti hatinya. Rasa penyesalannya hadir di hidupnya. Karena telah menyia-nyiakan seseorang yang benar-benar mencintainya, yang tidak menjadikan​ dirinya sebagai pelampiasan sesaat.

Sosok lelaki yang wajahnya mulai menua datang menghampiri Fanya di kamarnya yang sedang menatap ke jendela.

"Apa yang kamu pikirkan? Cerita sama ayah." Ucap ayahnya memegang pundak Fanya.

"Eh ayah. Aku hanya memikirkan hidup ku. Mengapa hidup ku tidak bahagia seperti yang lain?"

"Setiap orang pasti bahagia dengan caranya masing-masing, termasuk denganmu."

"Tapi... kenapa seseorang yang aku sayang justru mengkhianati aku?" Fanya menatap mata ayahnya dalam.

"Berarti dia tidak baik untuk mu, Fanya."

"Lantas... yang baik seperti apa?"

"Seseorang yang sabar, yang bisa menjaga hatinya hanya untuk satu wanita saja."

"Aku kurang faham dengan semua yang ayah katakan padaku."

"Sebenarnya... jika kamu sadar, ada seseorang yang setia menanti dirimu."

"Siapa ayah?"

"Suatu saat kamu akan tahu. Jangan sia-siakan dia lagi, ayah yakin dia terbaik untukmu!"

Ayahnya pergi dari kamarnya.
Fanya memikirkan ucapan dari ayahnya ini. Ia tidak mengerti siapa seseorang yang di maksud ayahnya ini? Yang setia menanti dirinya.

Tiara Putri is calling...
Tiara Putri is calling...

"Kenapa ga di angkat sih?" Tiara kesal dengan sahabatnya karena tidak mengangkat telfon darinya.
Tiara Putri: Fan, angkat telfon gue.

Fanya mematikan hpnya tidak ingin di ganggu oleh siapapun. Ia ingin menenangkan diri, terutama untuk hatinya. Mencoba melupakan semua kenangannya bersama Dion.

Kini, Dion bukan miliknya lagi. Dan Fanya seharusnya sadar, karena Dion mendekati dirinya hanya untuk bisa lebih dekat dengan temannya yaitu Salsa.

"Ternyata sikap manis Dion hanya sesaat, agar mangsanya jatuh ke pelukannya lalu dia tinggalkan begitu saja." Batin Fanya.

Aku pikir, setelah aku memiliki kamu, di hatimu cuma satu hanya ada aku saja, ternyata tidak. Melainkan aku ini adalah salah satu dari manusia yang menjadi korban pemberi harapan palsu oleh mu.

23.00 WIB

Fanya terbangun dari tidurnya, ia lupa tugas ekonominya belum selesai di kerjakan. Saat sedang membuka buku pelajarannya, ada kertas kecil jatuh ke lantai dari buku tersebut.

Aku sangat menyayangi dirimu.
Tidak akan meninggalkan kamu sendirian dalam kesepian.
Percayalah padaku.
-Dion Pratama.

Fanya tersenyum membacanya, senyumnya hanya sekilas lalu diam kembali. Namun kata-kata tersebut hanyalah omong kosong yang tidak sama sekali di buktikan olehnya.
Di sisi lain, kertas itu di tulis saat awal ia resmi berpacaran dengannya.

Dan sekarang mereka hanya menjadi seorang teman, tidak lebih. Dion dengan kehidupan yang barunya bersama Salsa, dan Fanya dengan kehidupan yang barunya juga bersama Tiara sahabat terbaiknya.

Fanya mencoba untuk menutup pintu hatinya untuk siapapun, ia ingin luka di hatinya membaik dari yang sebelumnya.

Fanya menghidupkan handphonenya kembali, ada hal yang ingin ia cari di Instagram miliknya. Tengah malam seperti ini, kebanyakan orang sudah terlelap untuk ​tidur.

Instagram

Devanmhndraa_

Devanmhndraa_

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


200 Likes.

Devanmhndraa_ Kamu seperti burung yang sedang terbang tinggi menjauh dariku. Dan tanganku mencoba untuk menggapai dirimu yang jauh. Sejauh apapun kamu terbang, aku akan berusaha menggapainya kembali.
#Bukanpejuangmoveon

Dikamuhammadd pejuang mantan Maksudnya? Oh gitu, dia yang kelas 11 ips 1 haha.

Bagusss_ perjuangin lagi jangan engga.

Tiaraputriii_ langsung gas aja ini anak.

Fauzannn_ Dev lo ini ya anti move on banget.

Sebenarnya menjalin hubungan kembali dengan mantan itu tidak salah. Selagi dia mampu memperbaiki hubungannya, beri lah kesempatan sekali lagi. Karena bisa saja seseorang yang terbaik adalah mantanmu sendiri.

"Gue liat caption Devan deg-degan banget ya." Batin Fanya.

Notification

Fanyaalvra_ Liked your post.

"Tumben ini anak belum tidur." Ucap Devan sambil membuka Instagramnya.

Ia mengirim pesan kepada Fanya, tentu saja pesan tersebut tidak penting. Karena hanya ingin mengobrol dengannya.

Devan Mahendra: Thanks for like, Fanya Alvira.

Fanya Alvira: iya.

"Secuek apapun kamu, aku akan selalu menunggumu kembali." Batin Devan.

Jika dia spesial untuknya, sesibuk apapun dirinya pasti akan membalas pesan seseorang dengan cepat.

Di dalam kamarnya, Devan menemukan sebuah kotak yang sengaja ia simpan di lemari belajarnya sampai saat ini.

Biasanya sebelum tidur kotak tersebut selalu di buka olehnya, sekarang tidak lagi.
Kotak kecil dengan hiasan pita merah diatasnya merupakan kado ulang tahun dari Fanya. Isi kotak tersebut ada jam tangan yang selalu ia pakai ke sekolah dan sebuah foto-foto saat dirinya masih bersama dengan Fanya.

Usaha Devan untuk melupakan Fanya gagal lagi, lagi dan lagi. Entah hal apa yang membuat Devan tetap sabar memperjuangkan dirinya kembali, sabar untuk memperbaiki hubungannya yang telah selesai.

"Andai lo tau, rasa gue masih sama seperti yang dulu." Batin Devan sambil memegang fotonya.

Devan melihat handphonenya​, ingin rasanya mengirim pesan kembali kepada Fanya. Tapi dirinya tidak berani, tidak seperti saat mereka masih berpacaran yang bebas mengirim berapa pesan pun kepadanya.

Bukan hanya seorang wanita saja yang tidak mudah untuk melupakan seseorang. Laki-laki pun sama sulit untuk melupakan seseorang jika ia benar-benar mencintainya.

Posesif Boyfriend [COMPLETED]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang