Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.

Lima belas

7.2K 231 2
                                        

Di SMA Nusantara, Esok akan di adakan pensi setiap tahunnya. Setiap kelas harus menampilkan drama atau tari tradisional dan di wajibkan ada bazar setiap kelasnya.

Devi, siswi kelas 11 ips 2 teman kelasnya Devan berteriak memanggil Devan dan teman-temannya untuk latihan drama.

"Devan, Bagus, Dika, Fauzan.. jangan main basket aja! Cepet ke kelas, gue tunggu."

"Males gue, disuruh latihan drama." Ucap Bagus.

"Yang cocok main drama itu cewe, biasanya cewe paling bisa kalau tentang drama."

"Apalagi kalau dramanya tentang hati."

"Mending ikut drama, dari pada di suruh jaga bazar kelas."

"Iya ya jaga bazar ga bisa kemana-mana."

"Ya emang lo mau kemana gus?"

"Maksud gue, ga bisa keliling sekolah diem aja di tempat bazar kan bosan."

"Yaudah kita ke kelas aja, dari pada nanti di denda."

Seperti biasa, hari-hari Tiara pasti selalu ceria. Fanya bahagia memiliki sahabat seperti dirinya yang tidak mudah sakit hati.

"Pengumuman.. pengumuman.." Teriak Tiara di dalam kelasnya.

"Sehari aja lo itu diem, bisa ga?" Ucap Ihsan.

"Kalian bisa ga sih diem dulu? Gue butuh perhatian."

"Liat itu yang di depan butuh perhatian katanya." Teriak Reza dengan tertawa.

"Kan dia jomblo, makanya butuh perhatian." Sindir Aji dengan tertawa juga.

"Gue lagi serius, jangan bercanda terus!"

"Tiara, ada apa sih?" Tanya Fanya penasaran.

"Ini sangat penting."

"Jangan bilang ada gosip baru." Ucap Fia.

"Maaf aja, gue bukan ratu gosip."

"Mulai aja rapatnya, gue pengen ke kantin." Aji dan Reza keluar kelas ingin pergi ke kantin, namun tidak di perbolehkan oleh Tiara.

"Eh enak aja mau pergi. Rapat dulu baru kalian boleh ke kantin."

"Gue bilang juga kalian rapat aja nanti hasilnya kasih tau gue."

"Ga bisa gitu, kalian harus hadir di kelas juga atau ga nanti gue lapor ke wali kelas."

"Yaudah, gue ke kantin tunggu rapat ini selesai."

"Nah gitu dong, silahkan duduk ketua kelas dan wakil ketua kelas."

"Ribut terus kapan mulainya coba?" Tanya Reza yang terlihat kesal.

"Rapat di mulai, jangan ada yang keluar kelas!"

20 menit berlalu.

Rapat dikelas 11 ips 1 telah selesai.

Tiara menghampiri Fanya dan Dion di mejanya.

"Gue pengen makan." Ucap Tiara.

"Ya ke kantin lah sana."

"Jadi, seorang Fanya mengusir sahabatnya."

"Eh bukan gitu, kan katanya lo pengen makan. Ya gue suruh lo ke kantin bukan ke kantor kan."

"Anterin dong." Bujuk Tiara pada Fanya.

"Gue lagi isi agenda kelas ra, lo duluan aja."

"Masa lo tega biarin gue ke kantin sendiri? Nanti kalau ada begal gimana?"

"Tiara, lo kan makan di kantin sekolah mana ada begal. Jangan aneh-aneh deh."

"Sendiri aja kan bisa." Ucap Dion.

"Kalian ini ya...." Tiara mulai kesal lalu pergi dari kelas untuk ke kantin.

"Fan, besok temenin aku ya."

"Kemana?"

"Ke hati kamu."

"Ih aku serius tau Yon."

"Mau beli kado untuk adik, nanti aku jemput ya."

"Besok kayanya aku ga bisa, jadi panitia di acara pensi."

"Panitia apa? Kamu kan bukan osis."

"Kegiatan donor darah, panitianya dari anggota pmr."

Dion mengangguk tanda ia mengerti.

"Gapapa kalau kamu ga bisa, aku bisa sendiri."

"Kamu ga marah kan?"

"Eh engga ko tenang aja."

"Maaf ya. kalau aku bisa, pasti aku temenin kamu."

"Gapapa ko, jangan minta maaf kaya gitu."

Fanya tersenyum kepada Dion yang ia anggap sabar sekali dengannya.

Posesif Boyfriend [COMPLETED]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang