[Selesai]
Ini kisah tentang Cool Girl VS Genius Boy. Kisah mereka dimulai saat mereka duduk dibangku SMA.
Gimana kalau kalian ketemu sama cowok genius, tapi punya sifat yang rumit ples nyebelin? Nah Ini yang dialami Shakila.
Kisah antimainstream den...
"Yaudah gue traktir lo juga deh. Lagian udah lama kan ngga makan bareng lagi," Ucap Shakila yang kemudian duduk di depan Arka.
Arka memasang muka malas, berpura-pura tak peduli.
"Ka, lo kenapa sih? Lo sakit?" Tanya Shakila.
"Nggak." Jawab Arka secukupnya.
Tak lama kemudian pesenan mereka pun datang.
"Ini buat Killa, dan ini buat Arka." Ucap Afraz.
"Raz, makan bareng kita aja. Gue kan kangen makan bareng lo," Ucap Shakila.
Afraz pun duduk disamping Arka.
Shakila pun menyantap batagornya.
"Raz, lo kok tumben kesini?" Tanya Shakila.
"Iya. Soalnya Papa lagi mau ditugasin di Singapura. Mama pasti ikut Papa, jadinya Gue bakalan tinggal bareng ama Bibi dan pindah sekolah. Jadi gue bakalan sekolah disini." Jelas Afraz.
"Oh gitu... Bagus deh. Bisa ketemu ama lo setiap sekolah." Ucap Shakila bahagia.
Tangan kirinya Arka mengepal. Mukanya memerah dengan seketika.
"Ka, lo kenapa?" Tanya Shakila.
"Kepedesan." Jawab Arka.
"Perasaan lo ngga pake sambel deh, tapi kalo lo ngga tahan mau minum, minum es teh gue dulu aja. Biar gue pesen lagi." Ucap Shakila.
Arka pun langsung menyerobot minum milik Shakila.
Setengah gelas es teh milik Shakila sudah habis masuk ke dalam perut pacar dadakannya.
"Killa. Ini siapa? Temen lo apa pacar lo?" Tanya Afraz.
"Oh iya, gue ampe lupa ngenalin. Afraz, ini Arka pacar dadakan gue. Dan Arka, ini Afraz temen dari gue SMP," Ucap Shakila.
"Pacar dadakan? Kaya tahu bulat aja dah." Afraz cengengesan.
"Hahaha... Bisa aja lo Raz." Tawa Shakila.
Arka pun pergi meninggalkan Shakila.
"Ka. Lo mau kemana?" Teriak Shakila.
Arka pun mempercepat langkahnya dan tak menjawab pertanyaan Shakila.
"Killa, mungkin dia mau ke toilet. Oh iya, gue belum punya nomer lo. Minta nomer lo dong." Ucap Afraz.
"Nih." Shakila menyodorkam hp nya yang sudah ia seting hingga dapat memunculkan nomer hp nya.
"Oke makasih." Ucap Afraz.
"Sama-sama. Nih Raz uang nya, gue mau ke Arka dulu ya." Shakila pun langsung meninggalkan Afraz.
Duh duh duh... Apa yang terjadi yang dengan Arka dan Shakila di bagian selanjutnya? Kira-kira Arka bisa nerima Afraz sebagai temannya Shakila ngga ya? Atau Arka akan melarang Shakila untuk berteman dengan Afraz? Penasaran? Ikuti trs kisah BPDBS yaaa...