dertien

530 114 7
                                    

Tekan ☆ oke? ♡

"Ya sekian pelajaran dari saya, harap kerjakan tugas yang saya berikan."

Seluruh siswa kelas 10-1 meregangkan badan mereka setelah duduk selama 1 jam pelajaran sejarah.

"Uh ngantuk banget gue belajar tadi."

Hyeongseob mengangguki perkataan seonho disebelahnya. "Yaudah Ho mending kita kekantin aja."

Seonho dengan senang hati mengangguk. "Ayo ayo. Hwi Hoon kantin yuk!"

Daehwi hanya mengangguk malas sementara Jihoon tampak membereskan beberapa bukunya.

"Yuk gue udah laper nih."

Keempat gadis itu menoleh kesuara asing yang keluar dari mulut orang yang tidak asing. Kim Samuel.

"Ngomong sama siapa mas?" Tanya Seonho dengan nada mengejek.

"Ya ngomong sama kalian lah." Ucap Samuel enteng. Seonho makin kesal saja dengan sepupunya itu. "Emang lo siapanya kita?"

"Lo sepupu gue."

Jihoon, Hyeongseob dan Daehwi sedikit terkejut. Sepupu?

"Seonho, samuel sepupu lo?" Tanya Hyeongseob. Seonho mengangguk dengan enggan. "Iya. Tapi nggak mau gue akuin sepupu nyebelin kek dia."

Samuel memasang ekspresi merengut. "Eh gue juga temen kalian! Daehwi temen gue, berarti kalian juga temen gue?"

"Hwi sejak kapan lo temenan sama muel?" Tanya Seonho sewot.

"Sejak dia ngaku ngaku jadi temen gue."

"Eh udah udah! Kapan kekantinnya kalo gini?!" Jihoon mulai marah. Mungkin ia sudah lapar.

"Iya mending berantemnya nanti. Ayo kekantin. Samuel boleh ikut kok." Ucap Hyeongseob ikut melerai perdebatan ringan yang terjadi disitu.

"Yaudah ayo."

"Hyeongseob." Langkah mereka terhenti ketika seseorang memanggil Hyeongseob. Mark Lee, salah satu teman sekelas mereka.

"Iya Mark? Ada apa?"

"Masih ada berkas yang belum lo urus pas pindah katanya. Disuruh keruang osis buat ngurus data diri lo."

Pupuslah sudah harapan Hyeongseob untuk makan di kantin. Ia sedikit mengerucutkan bibirnya sambil memberi isyarat pada teman temannya untuk pergi duluan.

"Kita duluan ya seob!"


.
🌙
.


"Eh itu kak Jinyoung sama kak Guanlin!"

Seonho dan Samuel menoleh kearah yang ditunjuk Jihoon. Seonho sedikit gugup melihat Guanlin yang tampak lebih tampan hari ini. Sedangkan Samuel tampak merasa asing dengan kedua pemuda yang ditunjuk Jihoon.

"Ajak makan sama kita aja hoon." Jihoon mengangguk kemudian berdiri dan melambaikan tangan agar Jinyoung dan Guanlin yang masih mencari meja untuk melihat kearah Jihoon.

"kak Jinyoung kak Guanlin. Makan sama kita yuk."

Guanlin dan Jinyoung yang melihat Jihoon dan sudah mengerti maksud Jihoon itupun mendekati meja yang mereka tempati.

Mereka duduk dengan posisi Guanlin duduk disamping Seonho dan Jihoon dan Jinyoung didepan Guanlin. Itu artinya Jinyoung duduk disamping Samuel.

Mereka membicarakan beberapa hal ringan dengan keadaan Seonho yang terus menahan gugupnya karena Guanlin duduk disampingnya.

[01] complicated ✔Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang