Tekan ☆ oke? ♡
.
Sekarang menjadi hobi baru Seonho untuk berdiri didepan jendela kamarnya. Sore ini ia sedang mengobrol dengan Guanlin.
Iya Jendela kamar Guanlin tepat berhadapan dengan jendela kamar Seonho. Mereka menjadi lebih akrab.
Seonho yang selalu kepo bertanya tanya tentang negara taiwan pada Guanlin, dan Guanlin yang seperti biasa tidak banyak berbicara.
"Ho,"
"Iya kak,"
"Malam ini kan ada penutupan pameran seni tuh. Kesana yuk."
Seonho sebenarnya bingung. Kenapa Guanlin mengajaknya lagi kesana? Padahal mereka sudah kesana akhir pekan lalu.
"Hm? Kan kita hari minggu kesana kak." Ucap Seonho dengan nada bingung.
Guanlin tampak berpikir sebentar.
Sebenarnya samar samar Guanlin mendengar ibunya yang sedang debat mulut dengan ayahnya ditelepon. Karena sang ayah belum pulang.
Guanlin hanya malas berada dirumah.
"Ya kan waktu itu gue ngajak lo ke tempat nenek gue. Kita cuma liat liat aja kan waktu itu?"
Seonho tampak berpikir. Iya juga, jika diingat ingat, sehabis Guanlin menenangkan diri saat ditempat neneknya, mereka hanya jalan jalan sebentar dan pulang.
Tapi menurut Seonho, itu saja sudah cukup. Sejak seonho mulai menyadari perasaannya yang menyukai guanlin, baru sekali ia jalan berdua dengan Guanlin. Bahkan jujur, seonho menganggap itu sebagai kencan walau mungkin guanlin tidak.
"Gimana?" Tanya Guanlin.
Lamunan Seonho terbuyar. Ia hanya tersenyum kikuk sambil mengangguk.
"Eh i-iya kak. Gue siap siap dulu kalo gitu."
Guanlin mengangguk.
"Yaudah, 30 menit lagi gue tunggu depan rumah lo."
.
🌙
.
Jihoon menatap dirinya dicermin. Memastikan ia sudah cantik dan rapih.
Dengan sweater berwarna biru muda dipadu dengan celana Jeans panjang membuat Jihoon terlihat casual namun manis.
Setelah dirasanya sudah cukup, ia pun keluar dari apartementnya.
Saat didepan gedung apartement, ia melihat Jinyoung yang ternyata sudah datang. Tepat sekali.
"Udah siap? Gue baru mau nelpon padahal."
Jihoon hanya tersenyum. Membuat Jinyoung sedikit terpaku. Ia baru sekali ini melihat Jihoon berpenampilan lebih manis dari biasanya.
"Yaudah ayo."
Jihoon mengangguk kemudian menaiki motor Jinyoung.
.
🌙
."Aduh Hwi. Ngapain kita kesini?" Tanya Woojin sambil menatap Daehwi frustasi.
Tadi Sore ia sedang tidur sampai ponselnya terus berdering hingga 7 kali dan panggilan itu semuanya dari Daehwi.
Gadis itu tiba tiba saja meminta Woojin untuk menjemputnya dan membawa nya ketempat ini.
Pameran seni tahunan di pusat kota Seoul.

KAMU SEDANG MEMBACA
[01] complicated ✔
أدب الهواةㅡ END ㅡ Park Jihoon, Ahn Hyeongseob, Lee Daehwi dan Yoo Seonho. Kisah empat remaja yang masih labil dalam menentukan perasaan mereka. Pada akhirnya semua menjadi rumit dan sulit untuk mereka hindari. Ada banyak kapal yang akan saya layarkan disini. ...