Tekan ☆ ok? ♡
.
"Oh itu gebetan kakak?"
"Bukan hwi!"
Daniel dan Daehwi kini berada diruang tamu rumah Daehwi. Keduanya sepakat bertemu karena sebenarnya mereka berdua mengadakan pertemuan dicafe tapi malah kacau karena Jinyoung dan Daniel berkelahi ditengah keramaian.
Daniel menceritakkan alasan ia mengajak Daehwi bertemu yang kebetulan juga bertujuan menemuinya. Daniel memang berniat mengajak Daehwi makan siang bersamaan dengan ia ingin mengenalkan teman barunya.
"Hehehe tapi kak Seongwoo itu kayaknya cantik kok." Ucap Daehwi sambil meminum jus yang dibuatkan ibunya.
"Emang lo liat mukanya?"
"Ada tadi. Sekilas sih." Jawab Daehwi sambil menggaruk kepalanya seperti orang bodoh.
"Gue juga baru kenal sama dia. Orangnya dingin banget, jutek pula. Itu tadi aja gue ajak jalan gegara kebetulan apartementnya searah sama apartment gue." Jelas Daniel.
Daehwi tersenyum penuh arti.
"Eh tapi kalian cocok tau."
Ucapan Daehwi lantas membuat Daniel menatapnya. Daniel sedikit berdecak tak suka.
"Nggak ah. Baru kenal juga." Ucap Daniel ketus. Daehwi tertawa kecil melihat wajah sok marah milik Daniel.
"Kan gue cuma bilang cocok, gak nyuruh jadian ih gimana sih! Gue mau kedapur dulu kak, ngambil kue."
Daniel menghela nafas. Ia mengusap kasar wajahnya. Ia pikir kembali bertemu dengan cinta pertamanya saat kecil tidak akan serumit ini.
Daniel tidak memiliki kekasih, begitupun Daehwi. Dan ia akui dirinya pengecut karena bahkan hanya untuk menyatakan perasaannya saja tidak bisa. Daniel hanya tidak ingin Daehwi menjauhinya. Ditambah lagi, Daniel tahu bahkan jelas sangat tau satu satunya orang yang ada dihati Daehwi.
Jelas bukan dirinya.
Daniel menatap sendu punggung Daehwi yang hilang dibalik tembok.
Tak lama kemudian, Daehwi kembali dengan piring berisikan beberapa kue kering buatan ibunya.
"Ini kak dimakan."
Daniel hanya mengangguk sambil tersenyum kecil.
"Hwi..."
"Hm?"
"2 bulan lagi gue mulai magang." Ucap Daniel.
Daehwi mengembangkan senyumannya.
"Bagus dong. Magang dimana kak?" Tanya Daehwi sambil mengunyah beberapa kue.
"Amerika."
Senyuman Daehwi seakan terhenti. Daniel melihatnya. Dalam hati ia berharap Daehwi akan sedih dan akan menahannya agar tidak pergi.
Daehwi tampak berpikir lalu kembali tersenyum. Dan Daniel rasa, harapannya tidak akan terjadi.
"Wah hebat! Kak Daniel udah bilang ke tante?" Tanya Daehwi lagi.
Daniel hanya mengangguk.
"Udah. Mama gue seneng banget pas gue kasih kabar ini. Awalnya dia khawatir, tapi gue udah yakinin kalo gue bisa jaga diri." Jelas Daniel.
"Ya gue juga ikut seneng kak. Kakak pasti pinter." Ucap Daehwi antusias.
"Nggak juga kok. Tapi emang gue pinter sih hehe."

KAMU SEDANG MEMBACA
[01] complicated ✔
Fiksi Penggemarㅡ END ㅡ Park Jihoon, Ahn Hyeongseob, Lee Daehwi dan Yoo Seonho. Kisah empat remaja yang masih labil dalam menentukan perasaan mereka. Pada akhirnya semua menjadi rumit dan sulit untuk mereka hindari. Ada banyak kapal yang akan saya layarkan disini. ...