Tekan ☆ oke? ♡
.
2 tahun kemudian"Yaampun kak, kak Seungyoun itu cuma senior akuuu"
Dari tadi Hyeongseob terus membujuk kekasih bergingsulnya itu. Sedangkan si kekasih bergingsul atau biasa dipanggil Woojin itu hanya terus fokus pada ponselnya.
Lebih tepatnya ia sedang pura pura fokus. Dapat dilihat dari situasinya bahwa Park Woojin sedang merajuk dan mencueki kekasihnya.
Alasannya? Tentu saja karena Cho Seungyoun, senior Hyeongseob di fakultasnya yang suka sekali mengikuti Hyeongseob kemanapun.
Bukannya Woojin pengecut untuk memberi pelajaran pada lelaki yang lebih tua darinya itu. Woojin terlalu lelah untuk berurusan dengan senior. Lagipula, kenapa juga Hyeongseob selalu menanggapinya dan tersenyum manis padanya!?
Senyuman itu kan hanya untuk Woojin?
"Kaaak~ jangan diemin aku dong~"
Woojin sebenarnya tidak kuat jika melihat Hyeongseob memasang puppy eyes nya. Terlihat seperti anjing kecil yang akan menangis. Tapi Woojin harus kuat.
"Lagian kakak kok cemburu sama kak Seungyoun sih? Aku juga nggak suka kok sama kak Seungyoun!"
"Nggak suka tapi diladenin."
Akhirnya Woojin buka suara walaupun terdengar ketus dan fokusnya masih pada game diponselnya.
"Ya abis aku takut, dia kan senior aku, aku gamau cari masalah," cicit Hyeongseob.
"Nggak ngeladenin bukan berarti cari masalah kok," balas Woojin masih dengan nada ketusnya.
Hyeongseob mengerucutkan bibirnya.
"Ih kaaak~"
"Kamu nya aja yang suka ngeladenin dia, senyumin dia, lagian dia juga ganteng kan? Pasti kamu suka," ucap Woojin lagi.
Hyeongseob kini menunjukkan wajah kesalnya. Ia kesal dengan sifat Woojin yang seperti ini.
Kini Hyeongseob berdiri dari posisi duduknya. Ia juga lelah terus duduk disitu membujuk Woojin yang bagai batu.
Dan lebih lelah lagi ketika ia dituding menyukai senior bar bar itu? Baiklah Hyeongseob juga bisa merajuk dan marah.
"Terserah kakak deh. Capek aku," hanya lima kata dan Hyeongseob pergi meninggalkan Woojin dari cafetaria itu.
Woojin segera memandang Hyeongseob yang sudah hampir jauh.
"Seob! Seob! Ah elah ngambek lagi," Woojin mengacak rambutnya frustasi.
Sekarang keadaan terbalik, ia harus berjuang mendapat maaf dari Hyeongseob sekarang.
Selamat berjuang Park Woojin yang selalu salah!
.
🌙
.Seonho masih duduk dengan wajah masam. Ia menekuk wajahnya dengan tangan kanan dan jari jari tangan kiri nya yang diketuk ketukkan diatas meja.
Bisa ditebak, ia sedang kesal diambang bosan.
Jika dingat ingat sudah hampir 2 jam dirinya duduk disini dan terlihat seperti orang bodoh yang duduk tanpa memesan apapun.
Ia sebenarnya sudah memesan jus coklat tadi. Tapi sudah habis beberapa saat yang lalu. Ia mau pulang, sebentar lagi jam 10 malam, tapi lebih baik ia menunggu sebentar lagi.

KAMU SEDANG MEMBACA
[01] complicated ✔
Fanficㅡ END ㅡ Park Jihoon, Ahn Hyeongseob, Lee Daehwi dan Yoo Seonho. Kisah empat remaja yang masih labil dalam menentukan perasaan mereka. Pada akhirnya semua menjadi rumit dan sulit untuk mereka hindari. Ada banyak kapal yang akan saya layarkan disini. ...