Tekan ☆ juseyooo ♡
⚫
Angin sejuk nan lembut meniup anak anak rambut Hyeongseob yang tergerai, begitupun dengan Woojin.
Ya mereka kini sedang terdiam satu sama lain menikmati angin segar dirooftop sekolah. Masih tidak ada yang mau memecah keheningan diantara keduanya.
Hyeongseob masih terlalu gugup untuk membuka suara sejak Woojin memeluknya tiba tiba tadi. Bahkan saat Changbin datang dan ia disuruh mengisi beberapa data, ia benar benar gugup. sedangkan Woojin tampaknya masih memikirkan apa yang akan ia katakan.
"Kamu kemana aja selama ini, Seob?"
Hyeongseob sedikit tersentak ketika Woojin tiba tiba mengeluarkan suara beratnya.
"Eum, aku ikut mama ke jepang kak."
"Terus kenapa ngilang gitu aja? Kenapa nggak pamit dulu?" Tanya Woojin seperti sedang menginterigasi seseorang.
Hyeongseob menggigit bibir bawahnya.
"Eum... itu... aku gak tau rumah kakak. Terus aku nggak tau gimana hubungin kakak waktu itu karena aku gabisa ke taman jam 4..."
Woojin sedikit terkekeh mendengar Hyeongseob yang mengingatkan mereka tentang dulu selalu janjian untuk ke taman setiap jam 4, bagaimana mereka tidak tau rumah masing masing dan hanya bertemu ditaman itu.
"Seob."
"Iya kak?"
Mendengar tak ada suara dari Woojin, Hyeongseob menoleh kearahnya sedetik sebelum tubuh mungilnya didekap oleh Park Woojin.
"Kakak kangen."
DEG.
Hyeongseob membulatkan matanya. Ia terkejut tapi ia nyaman dengan pelukan itu. Hanya saja. Ia tahu. Lelaki yang memeluknya itu adalah kekasih dari sahabatnya.
Hyeongseob perlahan melepaskan dirinya dari pelukan Woojin dan tersenyum menatap Woojin.
"Aku juga kangen kak. Hehe udah lama ya nggak ketemu."
Woojin hanya terdiam melihat wajah cerah ceria Hyeongseob. Cantik.
"Kakak sayang kamu seob."
DEG.
"K-kak?" Hyeongseob membulatkan kedua matanya. "Apa maksud kakak?"
"Kakak kangen kamu. Kakak sayang kamu. Kakak... cinta kamu." Ucap Woojin dengan nada serius.
Hyeongseob menggeleng keras menatap Woojin dengan senyuman lunturnya.
"Nggak kak. Kakak pacaran sama Daehwi. Kakak nggak boleh! Kakak nggak boleh punya perasaan lebih ke aku..."
Woojin mencengkram kuat bahu Hyeongseob. Dan menatapnya dalam.
"Denger seob. Kakak emang pacarnya Daehwi. Tapi perasaan sayang kakak cuma buat kamu. Dari dulu seob. Sejak pertama kita ketemu. Sampe sekarang itu nggak pernah berubah!" Ucap Woojin penuh emosi dan masih menatap Hyeongseob.
Hyeongseob sendiri sudah bergetar ingin menangis. Sungguh jika boleh jujur. Ia juga. Ia menyukai Woojin. Woojin adalah cinta pertamanya. Namun ia tidak bisa egois. Woojin adalah pacar dari sahabatnya. Sahabat yang menyayanginya dan ia sayangi.
"Hiks... jangan... kakak nggak boleh... hiks-"
"Kakak punya hak seob! Perasaan kakak nggak bisa dipaksain! Sekarang hati kakak cuma buat kamu!"

KAMU SEDANG MEMBACA
[01] complicated ✔
Fanfictionㅡ END ㅡ Park Jihoon, Ahn Hyeongseob, Lee Daehwi dan Yoo Seonho. Kisah empat remaja yang masih labil dalam menentukan perasaan mereka. Pada akhirnya semua menjadi rumit dan sulit untuk mereka hindari. Ada banyak kapal yang akan saya layarkan disini. ...