Tekan ☆ ok? ♡
.
"Guanlin?"
Jihoon menatap Guanlin dengan tatapan bingung. Ini pertama kalinya Guanlin datang ke apartmentnya.
Guanlin hanya tersenyum tipis. Entah kenapa Jihoon jadi gugup.
"Masuk dulu lin.." ucap Jihoon setelah sadar bahwa ia belum mengajak Guanlin masuk.
Guanlin menggeleng.
"Gapapa. Gue cuma mau ngasih ini." Ucap Guanlin sambil menyodorkan sebuah kotak yang ukurannya tidak terlalu besar.
"Apa ini?" Tanya Jihoon.
"Lo bisa buka didalem." Ucap Guanlin sambil tersenyum.
Jihoon menatap kotak berwarna coklat itu. Tidak berat. Seperti hanya beberapa lembar kertas didalamnya.
"Yakin gak mau masuk dulu?" Tanya Jihoon.
Guanlin mengangguk.
"Gue mau jalan sama Seonho hari ini. Gue pergi ya. Makasih."
Jihoon bingung kenapa Guanlin berterima kasih.
Guanlin berbalik meninggalkan Jihoon yang masih bingung.
Jihoon kembali masuk ke apartmentnya. Tak lupa ia menutup pintu.
Jihoon mendudukkan dirinya disofa. Ia yang sudah sangat penasaran, membuka kotak itu perlahan.
Mata Jihoon membulat mendapati beberapa lembar foto dirinya yang sepertinya diambil diam diam. Ada juga beberapa kertas sketsa yang menggambarkam seorang gadis.
Jihoon memperhatikan satu persatu foto itu. Ia ingat semua saat difoto itu.
Foto pertama, saat dirinya masih kelas 2 SMP. Saat itu sedang ada perlombaan disekolahnya. Jihoon ingat betul, saat itu ia sedang bersama Guanlin dan Seonho. Daehwi dan Jinyoung kebetulan tidak hadir kesekolah saat itu.
Foto kedua, saat hari kelulusan Jinyoung dan Guanlin di SMP. Difoto itu terlihat dirinya, Seonho dan Daehwi yang sedang tertawa bersama. Dan foto itu terfokus padanya.
Foto ketiga, saat Jihoon sedang berfoto dengan pose V sign dihari pertama ia masuk SMA. Saat itu Guanlin yang memang gemar dengan fotografi, sedang memfoto Jihoon. Bukan hanya Jihoon, tapi Seonho dan Daehwi juga.
Masih lebih banyak foto lagi.
Jihoon ingat bahwa Guanlin memang tertarik dengan fotografi bahkan sebelum ia pindah kekorea.
Jihoon kemudian melihat beberapa gambar sketsa seorang gadis yang dibawah tertulis namanya.
Jihoon tiba tiba saja ingat dimana Guanlin menyatakan perasaannya malam itu. Malam saat ia benar benar sakit hati karena Jinyoung.
Mata Jihoon mulai berkaca kaca. Ia tidak tahu Guanlin pernah menyukainya sampai seperti ini.
Jihoon melihat sebuah kertas yang dilipat. Ia membuka kertas itu.
Sebuah surat.
'Jihoon. Sebelumnya gue mau berterima kasih. Karena lo orang pertama yang bikin gue jatuh hati. Dengan liat senyum lo, rasanya gue bisa ngelupain semua masalah gue.
Gue selalu motret lo diem diem. Gue suka sama lo. Rasa suka gue berubah jadi rasa sayang. Gue sayang lo. Gue bahkan cemburu setiap liat lo sama Jinyoung deket. Rasanya gue pengen bunuh Jinyoung pas tau dia nyakitin lo.
Tapi itu dulu. Makasih hoon. Dengan rasa suka gue yang gak terbalas, gue bisa sadar siapa orang yang sebenarnya gue sayang, yang sebenarnya bikin gue nyaman, yang sebenarnya pengen gue lindungin.
KAMU SEDANG MEMBACA
[01] complicated ✔
Fanfictionㅡ END ㅡ Park Jihoon, Ahn Hyeongseob, Lee Daehwi dan Yoo Seonho. Kisah empat remaja yang masih labil dalam menentukan perasaan mereka. Pada akhirnya semua menjadi rumit dan sulit untuk mereka hindari. Ada banyak kapal yang akan saya layarkan disini. ...
![[01] complicated ✔](https://img.wattpad.com/cover/144805687-64-k171544.jpg)