Double update~
××××
7:00 KST.
Daera sudah diperbolehkan pulang ke rumah. Changbin juga. Lewat pemaksaan tentunya. Pihak rumah sakit belum sepenuhnya memperbolehkan Changbin melakukan aktivitas berat. Ia harus melakukan beberapa check up agar memastikan kondisinya pulih total.
Mereka sedang berada di mobil menuju rumah Heemi. Dimana Cooky tinggal selama beberapa hari saat mereka berdua menginap di rumah sakit.
Daera menatap Changbin yang fokus menyetir. Gadis itu membayangkan wajah Changbin saat masih kecil dan sekarang sambil tersenyum kecil dan menyalakan radio.
Alunan musik yang halus mengisi mobil yang sunyi. Changbin membelokan mobilnya memasuki basement apartemen Heemi. Setelah mencari tempat parkir mereka segera turun dari mobil.
"Menurutmu bagaimana Cooky saat tinggal bersama Heemi?" tanya Daera. Mereka mendekat dan berpegangan tangan menuju lift.
"Entahlah, kuharap dia tak kembali tinggal bersama kita. Karena itu mengganggu." Daera menyikutnya, Changbin meringis kesakitan namun juga tersenyum geli.
Daera menekan nomor lantai dan pintu lift tertutup rapat. Menyisakan kesunyian lagi diantara mereka didalam lift.
Sebuah ide terlintas dibenak Changbin. Ia agak ragu menanyakannya pada Daera, namun ia juga penasaran akan jawaban Daera jika ia menanyakan hal itu.
"Daera~ya,"
Daera menengok. "Kenapa?"
"Emm.. kita sudah 3 bulan menikah." Changbin masih ragu-ragu.
"Ya, lalu?"
"Kau tak kepikiran untuk berlibur bersama? Hanya kita berdua?" Changbin mengigit bibir bawahnya pelan-pelan.
"Boleh. Tapi, jangan sekarang. Aku masih belum tahu hasil ujianku kemarin." Tanpa berpikir panjang, Daera langsung menjawabnya.
Pintu lift terbuka. Beberapa orang memasuki lift bersamaan dengan mereka yang keluar lift. Setelah berjalan sebentar, mereka sampai di apartemen milik Heemi.
Changbin menekan bel. Tak lama seseorang membukakan pintu. Itu Heemi.
"Daera, senang kau sudah sembuh." Heemi memeluk tubuh Daera erat dan Daera dipersilahkan masuk.
Changbin mengikuti Daera masuk. Daera langsung disambut Cooky yang menghampirinya dan menggonggong senang. Seorang laki-laki yang baru keluar dari kamar mandi mematung menatap Changbin kemudian meringis.
"Daniel? Apa yang kau lakukan disini?"
Daera yang awalnya tidak sadar kehadiran Daniel, ikut menengok. Daera yang kenal dengan Daniel sedikit bingung.
"Kau kenal Daniel, Heemi?" tanya Daera pada Heemi.
"Iya. Kami sudah berkencan." jawab Heemi semangat.
"Kalian apa?" Changbin tak percaya. Ia sangat mengenal Daniel, dan Daniel bukan tipe orang yang mudah mengajak wanita berkencan.
Daniel tersenyum, ia berjalan menuju Heemi dan merangkulnya lembut. "Kami berkencan."
"Benarkah? Sejak kapan?" tanya Daera antusias mendengar kabar bahwa sahabatnya berkencan.
"Seminggu lalu."
°°°
Mereka sudah diperjalanan pulang menuju rumah. Cooky duduk di jok mobil belakang terus menggonggong senang karena akan kembali ke rumah.
KAMU SEDANG MEMBACA
AMNESIA: THE SECRET [Seo Changbin] | COMPLETED
Fanfiction"Aku yakin, rencana bodoh appa tak akan berjalan sesuai keinginan. Dengarkan ini baik-baik, sampai aku mati pun aku tak akan bisa nyaman dengan Lee Daera." Kecelakaan beberapa bulan lalu benar-benar membuahkan hasil. Seo Changbin dan Lee Daera disat...
![AMNESIA: THE SECRET [Seo Changbin] | COMPLETED](https://img.wattpad.com/cover/142082912-64-k334601.jpg)