Chapter 12

2.8K 672 75
                                        

Semua seperti biasanya, Baekhyun sudah kembali sibuk dengan urusan pekerjaan nya begitu pun dengan Hana.

Namun tampaknya Hana sekarang mempunyai jadwal lebih, ya dia sekarang harus membantu dokter tampan yang baru saja menjadi seorang ayah.

"Noona, bagaimana cara mengganti popoknya? Popoknya basah!" ucap Sehun histeris, sedangkan Hana hanya menggelengkan kepalanya melihat kelakuan Sehun yang beda dari biasanya.

"Kenapa tidak menyewa baby sitter saja jika begini? Heishhh" bukannya apa-apa, Hana hanya tidak habis fikir saja dengan Sehun sekarang.

"Aku takut baby sitter itu menculik anakku" begitu katanya, Hana mengangguk mengerti, ia pun mengambil alih Rui dari Sehun.

Semenjak Sehun mendeklarasikan bahwa dirinya seorang ayah, Sehun jadi lebih possesive dan over protective pada Rui.

"Kau harus tahu bagaimana paniknya daddy mu saat mengurusmu, benar-benar bukan seperti Sehun" tangannya yang terapil sedang memasangkan popok pada Rui, sesekali Hana mengajak Rui berceloteh yang isinya seperti meledek Sehun dengan terang-terangan.

"Mommy mu jahat sekali Rui, jika kau sudah besar sayangi daddy mu yang tampan ini ya" Sehun tidak mau kalah, iya pun ikut berceloh seperti meledek Hana dengan terang-terangan.

Dan terus seperti itu, bahkan Rui pun seperti ikut merespon, sesekali tersenyum saat Hana maupun Sehun berbicara, dan sesekali menggeliat kecil saat tangan Hana maupun Sehun bersentuhan dengan kulitnya. Benar-benar menggemaskan.

"Apa bibi Oh tahu jika sekarang kau punya anak?"

Sehun mengangguk, "Awalnya ibu marah karna dia fikir Rui anak kandung ku dengan wanita lain, ayahku pun marah karna berani-beraninya membuat anak tanpa ikatan pernikahan, padahalkan itu tidak mungkin, berkencan saja aku tidak pernah apa lagi membuat anak. Tapi setelah aku bercerita, mereka senang dengan kehadiran Rui"

"Lalu sekarang bagaimana jika kau kerja, Rui dengan siapa?"

"Aku akan mengantarkan ke rumah ibu, lalu setelah itu aku jemput saat ku pulang dari rumah sakit"

Hana tersenyum, jujur saja ia pun jadi senang dengan kehadiran Rui, ia merasa Rui adalah anaknya sendiri, mengingat dirinya dan Baekhyun belum di karunia anak membuat ia terkadang merasa sedih, begitupun Baekhyun.

"Yasudah, ayo kita ke rumah bibi"

🔒Treason🔒

"Baek, kapan kau ingin menjalin kerja sama dengan ku?" ucap Chanyeol, seperti biasa, Chanyeol maupun Kai selalu datang ke kantor Baekhyun, sebenarnya tidak ada hal yang serius untuk di bicarakan, hanya saja mereka berdua memang suka seperti itu, datang semaunya dan pergi tanpa pamit.

"Untuk apa? Ahh iya-iya aku sebenarnya punya proyek, belum ku buat menjadi proposal sih, masih ada di dalam otak ku, tapi sepertinya itu akan Bagus jika kita melakukan kerja sama."

"Memangnya apa yang kau rencanakan?"

"Eumm semacam pembangunan hotel di Jeju, tapi aku ingin kali ini pembangunan hotelnya beda dari yang lain, mungkin jadi tampak bukan seperti hotel pada umumnya, dan sisanya kita fikirkan bersama" jelas Baekhyun.

"Ahh seperti itu, coba nanti aku fikirkan"

🔒Treason🔒

Hana baru saja sampai di rumahnya, namun berbeda dari biasa. Melihat Baekhyun yang sedang duduk sambil menonton TV membuatnya sedikit terkejut.

Biasanya Baekhyun tidak pernah pulang lebih awal darinya, dan sekarang apa yang Hana lihat seperti itu, seperti sosok hantu yang menyerupai suaminya.

Treason || Byun Baekhyun Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang