"Uncle Chan!!!" Suara Anna begitu memekakan telinga. Baru saja ia memasuki rumahnya, kini gadis kecil itu sudah membuat rusuh penghuninya.
"Haloo princess. Bagaimana liburanmu?" Chanyeol berjongkok untuk mensejajarkan tingginya dengan Anna.
"Seru uncle! Uncle sih, tidak mau ikut dengan kami." Itu jelas bukan suara Anna, melainkan William yang juga berseru senang.
"Ishhh! Will! Uncle Chan bertanya padaku! Bukan padamu!" Chanyeol yang melihat keributan kecil ini mau tidak mau tertawa kecil.
"Sudah-sudah, Uncle sedang membuatkan pasta untuk kalian. Ayo kita makan pastanyaaaa!!!" Chanyeol mengiring Anna dan William untuk duduk di pantry, membenahi letak duduk mereka dan menaruh pasta kedalam piringnya.
"Oppa..." Hana datang dengan tas jinjing berukuran besar, dan jangan lupakan koper yang juga ada bersamanya.
"Oh, Hana-ya." Jawab Chanyeol.
"Kau memasak?" Kini Hana meninggalkan tas dan kopernya di ruang tamu, menghampiri buah hatinya dan juga Chanyeol.
"Hanya perayaan kecil karena Will dan Anna pulang." Jelas Chanyeol.
"Kau mau?" Tawar Chanyeol pada Hana.
"Sedikit saja." Hana menyodorkan piring kosongnya untuk di isi oleh Chanyeol.
"Bagaimana liburanmu? Baekhyun tidak mampir?" Chanyeol membuka percakapan setelah beberapa detik hening.
"Baekhyun langsung pulang. Ia bilang ada hal mendesak di kantornya. Dan juga, ini liburan Will dan Anna, bukan liburanku." Bisa Chanyeol lihat ada rona malu walaupun samar, itu membuat Chanyeol menjadi semangat untuk menggodanya.
"Tetap saja, pasti ada moment dimana kalian hanya menikmati waktu berdua, iyakan?" Chanyeol menaikturunkan alisnya menggoda, membuat Hana semakin salah tingkah di buatnya.
"Pastamu asin, Oppa."
🔒Treason 🔒
"Long time no see, Hara." Hara yang baru saja mendapat sapaan itu mendengus tidak suka.
Beda dari beberapa tahun kebelakang, kini Hara terlihat tidak seperti biasanya. Badan yang terlihat segar kini terlihat kurus, pun dengan wajahnya yang kini tampak lebih sayu.
"Aku datang hanya ingin mengucapkan terima kasih." Ucap lelaki itu yang tak lain dan tak bukan adalah Baekhyun.
Baekhyun membuat janji temu dengan Hara di cafe dekat apartemennya dulu. Merasa memang ini seharusnya di selesaikan, Baekhyun pun mencoba mengutarakan semuanya.
"Terima kasih, karena pernah menjadi seseorang yang telah mengisi kekosongan Hana. Aku tahu itu salah, maaf, aku membuat hatimu sakit."
Tidak ada respon, Baekhyun pun berhenti berbicara. Bukan karena habis kata-kata, hanya saja ia ingin mendengarkan respon Hara terlebih dahulu.
Lama mereka terdiam, Baekhyun yang menatap cangkir kopinya dengan pandangan kosong, sedangkan Hara hanya bisa melemparkan pandangannya ke arah luar jendela yang kini mulai menitikan airnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Treason || Byun Baekhyun
Fiksi Penggemar[Privated on some chapter's, Follow me and you'll get what you want] "Kau tahu, apa konsekuensinya orang yang bersahabat dengan luka?" Hana berucap datar, namun dengan penekanan. "Ada dua hal yang akan kau dapatkan, pertama kau akan kuat dan yang...
