Lembaran 39
Kegan membuka matanya dengan cepat, napasnya memburu. Ia lalu mengubah posisi tidurnya menjadi duduk. Mengusap keringat yang membasahi dahinya. Menelan ludah dengan gusar ketika matanya melirik jam dinding.
Tiba-tiba ia sangat merindukan Ariel. Namun ponsel ceweknya tidak bisa dihubungi hanya untuk sekedar mendengar suara lembut cewek itu. Kegan mengusap wajahnya. Lalu beranjak dari tempatnya tepat bunyi pesan masuk berharap pesan dari Ariel.
From: Karel
Ke rumah sakit Tiana, temenin adek gue. Gue mau nyusul Ariel, ngajak dia ke rumah sakit, buat ketemu Tiana.
🍃🍃🍃
Akhirnya Karel bisa pulang setelah Papa dan Mamanya datang ke rumah sakit. Menggantikannya menemani Tiana. Langkah Karel cepat menaiki tangga, ia berdehem di depan pintu adiknya sebelum mengetuknya.
"Dek?" Panggilnya gugup.
Tidak ada sahutan.
"Dek, denger kakak gak?" Kembali ia bersuara dan hanya hening. Karel berdehem.
"Kakak mau minta maaf sama kamu," katanya dengan lembut. "Buka pintunya dong." Pintanya namun tidak ada respon.
"Loh, den Karel ngapain di depan pintu non Ariel?" Tanya bibi melihat Karel yang berbicara sendiri di depan pintu kamar yang akan di kosongkan.
Karel berbalik menatap asisten rumah tangga di rumahnya dengan heran. Wanita tua itu membawa peralatan kebersihan.
"Bibi ngapain?" Tanya Karel.
"Loh, bibi 'kan di suruh Tuan buat ngosongin kamar non Ariel." Katanya bingung.
Deg
Perasaan Karel mulai tidak enak.
"Emang kamar Ariel kosong?" Tanyanya hati-hati.
Bibi mengangguk membuat Karel terhenyak.
"Ariel-nya kemana?" Tanya Karel tak sabar.
"Mulai hari ini non Ariel akan di pindah."
"Apa?!" Seru Karel, ia lalu berbalik dan membuka pintu kamar Ariel yang ternyata tidak terkunci.
Kamar itu kosong dan seperti belum dibereskan.
"Ariel!" Panggil Karel, meneliti penjuru kamar bahkan sampai ia membuka kamar mandi dan tidak menemukan Ariel.
Lalu matanya terpaku pada sebuah binder yang terbuka di meja belajar. Ia melangkah mendekat, dadanya seperti di tusuk membaca tulisan terakhir adiknya yang bahkan belum selesai.
Aku bersyukur menjadi bagian kelurga in-
Kalimat yang belum usai namun membuat mata Karel memanas. Ia mengusap wajahnya gusar.
Ia lalu berlari keluar menuju mobilnya, mengendarainya dengan cepat menuju rumah sakit tempat Tiana.
🍃🍃🍃
Brak
Kegan dan Tiana menoleh, mendapati wajah Karel mengeras.
"Loh kok sendiri, Ariel mana?" Tanya Tiana.
"Mama sama Papa mana?" Tanya Karel cepat.
Ia terlihat ingin cepat-cepat pergi.
"Lo kenapa?" Tanya Kegan heran.
Karel mengusap wajahnya gusar.
"Bokap gue gak tahu mindahin Ariel kemana?!" Desahnya putus asa membuat Tiana dan Kegan tersentak.
KAMU SEDANG MEMBACA
I Borrow Your Boyfriend [COMPLETED]
Fiksi RemajaAriellea Mahardika yang memiliki gangguan Dissociative Identity Disorder atau kepribadian ganda hanya ingin menjalani kehidupannya dengan normal seperti remaja lainnya dan berusaha untuk tidak membuat ulah yang akan menyebabkan beberapa sosok asing...
![I Borrow Your Boyfriend [COMPLETED]](https://img.wattpad.com/cover/154423995-64-k903089.jpg)