Seperti biasa Rain membagi-bagikan balon dan Lollipop kepada anak-anak kecil yang sedang bermain ,dan ini sangat membuat Rain bahagia karena melihat tawa senag anak-anak itu.
Hari ini ia berangkat sendiri ,tidak bareng dengan Marco ,Bayu atau pun membawa kendaraan. Hari ini ia berjalan kaki dan menikmati udara segar di pagi hari ,hal yang sangat langka di dapatkan di kota Jakarta jika jam sudah menunjukkan pukul 06:30.
Ia melangkah kan kaki nya tiang sambil bersenandung kecil ,langkah kaki nya mengikuti irama yang keluar dari bibir mungil nya. Sesekali ia menyapa seorang yang berpapasan dengan nya ,atau melempar sebuah senyum ketika ada tetangga komplek yang tersenyum dengan nya.
Di tengah perjalanan menuju sekolah Rain melihat penjual kerupuk yang tidak bisa melihat ,penjual kerupuk itu ingin menyeberangi jalan dan Rain menghampiri untuk membantu menyebrang pedagang tuna netra itu.
"Mari pak biar saya bantu"
"Iya neng.."
Rain menyetop kendaraan yang sedang berlalu lalang ,dan menuntun pedagang tunanetra itu untuk menyebrang.
"Terimakasih ya neng"
"Iya Pak sama-sama ,eummm.. saya juga mau beli kerupuk nya pak"seru Rain.
"Mau beli berapa neng?"tanya pedagang itu senang.
"Saya mau beli semua nya pak.."
"Alhamdulillah.."syukur pedagang tunanetra itu.
"Berapa pak satu nya??"
"10000 ribu neng"
Rain mengeluarkan uang dua lembar berwarna biru dan juga tiga lembar berwarna merah ,ia menyerahkan uang itu dan mengambil semua kerupuk nya.
"Uang nya kebanyakan neng"seru Pandeglang tunanetra itu meraba uang yang di berikan Rain .
"Nggak papah pak ,semoga bermanfaat buat bapak. Kalo gitu saya permisi ya pak bapak hati-hati di jalan "
"Terimakasih banyak neng.."
Rain mengangguk dan tersenyum samar.
"Sama-sama pak"setelah mengucapkan itu Rain kembali melanjutkan perjalanan nya.
***
"Dante! Kebiasaan banget sih"sungut Rain kesal. "Balikin gak lolipop nya!"
"Yailah Rain ,gua lagi sedih juga jadi gua berhak dong nerima lollopop dari lollipop girl nya sekolah"seru Dante memelas.
Rain memandang lekat wajah Dante lebih tepat nya memandang dalam mara Dante ,mencari sesuatu lewat mata itu dan Rain segera mengambil lollipop dari tangan Dante secara kasar dan memandang galak laki-laki ini.
"Yahh.. kok di ambil Rain"
"Mata kamu bicara bahwa kamu lagi bahagia"ujar Rain galak.
"Mampuyy ketahuan bohong!"ujar Gilang meledek.
"Rain lu mau sekolah apa dagang kerupuk"seru Raffa.
KAMU SEDANG MEMBACA
Paris love story
Teen FictionRaina Felix Wellington adalah seorang gadis yang ceria ,namun di balik sikap ceria nya begitu banyak kesedihan dan rasa sakit yang ia alami. Namun gadis ini begitu pandai menyembunyikan perasaan nya ,hingga suatuhari dia bertemu dengan se...
