selamat siang menjelang sore wkwkwk
jangan lupa vote & commentnya ya.
happy reading💕💕💕
***
Ali (kembali)
Aku kembali karena aku sadar. Semakin aku menghindar dari kenyataan, semakin aku akan kehilangan harapan untuk menyadari ada banyak hal yang harus aku perjuangkan.
***Bolehkah aku mencintai?***
ALI POINT OF VIEW
Aku Surya Alifian mahendra. Ya aku tau kalian pasti merasa asing dengan ku. Aku rasa sekarang sudah saatnya aku berpikir dewasa. Aku tidak bisa terus sembunyi dan menghindar dari kemungkinan kemungkinan yang terjadi.
Apalagi aku telah cukup lama meninggalkan keluarga dan orang terdekatku hanya karena meratapi kesedihan yang aku yakin tidak akan ada akhirnya jika aku hanya diam.
Rasa tidak percaya dan penasaran atas meninggalnya adikku Sasya membuatku aku tergerak untuk mencari tahu yang terjadi.
Saat aku baru saja menginjakan kakiku di Indonesia. Salah satu temanku yang menjadi dosen memintaku untuk menggantikannya selama 3 hari disana. Aku yang kebetulan sedang tidak sibuk mengiyakan.
***
Ah tiba tiba saja aku teringat dengan gadis yang tidak sengaja terkena cipratan air dari kubangan yang dilalui oleh motorku.
***
5 menit sudah berlalu dari waktu jam kelasku. Aku sengaja memberikan jeda 5 menit memberi toleransi bagi mereka yang terlambat.
Setiba aku di kelas. Mataku langsung tertuju kepada satu gadis yang menatapku tidak percaya, aku menatapnya tajam. Aku lihat dia memandang tidak terima dan membalas tatapan tajamku. Lihatlah dia gadis yang tidak mempunyai rasa takut berani menatap dosen nya dengan tatapan seperti itu. Selama aku menjelaskan materi aku lihat dia terlihat malas, entahlah sedari tadi mataku mengarah ke arahnya.
Hari kedua hingga hari ketiga aku mengajar aku tidak melihat gadis itu. Entahlah dia kemana. Aku tidak terlalu memikirkan wanita bar bar itu.
***
Entah angin apa yang membawaku ketempat seperti ini. Pikiranku sangat suntuk. Papa memaksa untuk pulang ke rumah, padahal dia sangat tau aku masih belum mampu melepas bayang bayang Sasya dari pikiranku. Kepergiannya membuatku merasa bersalah yang teramat dalam. Penyesalan itu selalu aku rasakan.
Baru saja aku duduk di salah satu kursi bar, aku melihat seorang gadis yang ditarik paksa kebelakang club. Sepertinya aku mengenali wajah perempuan itu.
Ah sudahlah! Apa peduli ku dengannya.
Tapi ucapan dan otak tidak berjalan sama. Kakiku membawaku untuk mengikuti kemana pria tua bangka itu membawa perempuan yang aku yakini salah satu karyawan di club ini.
Aku melihat pria tua bangka itu mau mencium gadis tersebut. Aku masih diam di pintu, melihat apa yang akan dilakukannya.
Hmm ku rasa tenaga perempuan itu cukup kuat, lihatlah dia bisa membuat pria tua bangka itu terjatuh karena tendangannya. Terlihat pria itu mengejar gadis dengan tendangan maut tadi.
Shit!
Pria kurang ajar, dia merobek baju perempuan itu. Aku geram, langsung saja aku menolong dia. Tentunya disertai drama adu pukul antara aku dan pria tua bangka itu. Ku rasa dia ini orang yang ber uang, lihatlah tenaga nya sangat tidak seberapa, dan dia pergi begitu mendapatkan satu pukulan dariku.
KAMU SEDANG MEMBACA
Bolehkah Aku Mencintai(?)✅
Romance(SUDAH DI REVISI) Tidak ada yang tahu bagaimana kehidupan kedepannya akan berjalan. Mencari kehidupan yang sempurna layaknya sebuah usaha mengambil air di sungai dengan wadah yang berlubang. Mustahil dan tidak akan pernah terjadi. Menjadi dewasa ter...
